STIM YKPN Gelar Pelatihan Pasar Modal

Peserta pelatihan dan uji kompetensi wakil perantara pedagang efek (WPPE) di STIM YKPN berfoto bersama-Ist - STIM YKPN
22 November 2019 04:37 WIB Media Digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Guna meningkatkan kompetensi lulusan, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Yayasan Keluarga Pahlawan Negara (STIM YKPN) Jogja menggelar pelatihan dan uji kompetensi wakil perantara pedagang efek (WPPE) dan laboratorium pasar modal.

Acara ini merupakan tindak lanjut kerja sama dengan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI) Jakarta. Pelatihan dan Uji Kompetensi ini diselenggarakan Kamis (21/11/2019) hingga Jumat (22/11/2019).

Peserta pelatihan training of trainers (TOT) ini melibatkan para dosen dari berbagai perguruan tinggi di DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur serta kalangan profesional di bidang pasar modal di DIY dan sekitarnya.

Adapun melalui pelatihan ini peserta diharapkan mendapatkan gambaran mengenai konsep baru kerja sama TICMI dan perguruan tinggi pada 2020.

Mengembangkan kapabilitas (knowledge and skills) sehingga dapat menghadirkan ilmu pasar modal yang terkini dan aplikatif untuk para mahasiswa dengan memiliki sertifikat profesi pasar modal bagi broker dealer (wakil perantara pedagang efek) atau bagi manajer investasi atau wakil manajer investasi atau (WMI).

Evaluasi pelatihan dilakukan dua cara, pertama, dilakukan pretest dan posttest yang dikerjakan peserta secara online. Jumlah soal sebanyak 25 setiap harinya, berbentuk pilihan ganda. Kedua, ujian sertifikasi WPPE atau WMI, dilakukan di hari terakhir pelatihan. Ujian ulang dapat dilakukan selambat-lambatnya 21 Desember 2019

Pelatihan ini dibuka Ketua STIM YKPN, Suparmono. Ia mengharapkan acara seperti ini dapat terselenggara secara berkala.

“STIM YKPN berkomitmen meningkatkan kualitas lulusan melalui bekal sertifikasi kompetensi profesi. Dengan membekali setiap lulusan dengan sertifikasi kompetensi, lulusan akan mudah memperoleh pekerjaan setelah lulus,” kata Suparmono melalui rilis, Kamis (21/11/2019).

Sertifikasi kompetensi di STIM YKPN terdiri dari sertifikasi perbankan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Perbankan (LSPP) untuk yang berminat bekerja di perbankan. Ada pula sertifikasi pasar modal dari TICMI bagi yang berminat bekerja di pasar modal. Sertifikasi perpajakan dan sertifikasi ekspor-impor di bawah Kementerian Perdagangan untuk mahasiswa yang berminat bekerja di perusahaan ekspor impor serta perpajakan.

Head of Development TICMI, Banyu Adiputra, mengatakan tujuan dari acara pelatihan ini selain ujian kompetensi juga meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal Indonesia. “Dosen yang telah memperoleh sertifikasi bisa menjadi influencer bagi mahasiswa,” kata dia. (*)