Anggaran Pilur Serentak Gunungkidul 2027 Naik Jadi Rp4,6 Miliar, Ini Alasannya
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul mencatat pelaksanaan pilkades di Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, belum sepenuhnya selesai. Pasalnya, ada calon yang masih mempersoalkan proses perhitungan di salah satu tempat pemungutan suara.
Camat Nglipar, Sukamto, mengatakan hasil pilkades di Desa Kedungkeris sudah ditetapkan. Hanya, penetapan ini masih ada yang menentang karena ada calon yang belum menerima hasil tersebut. “Calon yang kalah ada yang meminta agar dilakukan perhitungan ulang di TPS Kwarasan Kulon,” kata Sukamto kepada wartawan, Senin (9/12/2019).
Menurut dia, permintaan perhitungan ulang sudah diajukan secara resmi. Meski demikian untuk penyelesaian pihak kecamatan tidak memiliki kewenangan karena penyelesaian berada di ranah tim pengawas kabupaten. “Keberatan dan permintaan penghitungan ulang sudah kami sampaikan dan hingga sekarang masih menunggu kelanjutannya,” kata mantan Camat Tepus ini.
Kepala DP3AKBPMD Gunungkidul, Sujoko, saat dikonfirmasi mengatakan pelaksanaan pilkades di Desa Kedungkeris bukan menjadi permasalahan meski ada calon yang belum puas dengan hasil perhitungan. Menurut dia tim pengawas sedang mengkaji terkait dengan keberatan yang diajukan. “Masih dikaji. Nanti kalau ada hasilnya akan kami sampaikan,” kata Sujoko.
Menurut dia adanya keluhan terkait dengan hasil rekapitulasi di Desa Kedungkeris tidak akan mengganggu tahapan selanjutnya dalam pilkades serentak di 56 desa. DP3AKBPMD Gunungkidul berencana melantik kades terpilih pada 31 Desember 2019. “Sudah dipersiapkan dan dalam Surat Keputusan Bupati pelantikan dilaksanakan pada 31 Desember. Jadi, apa yang terjadi di Desa Kedungkeris tidak menganggu tahapan pilkades,” katanya.
Kepala Bidang Pemerintahan Desa DP3AKBPMD Gunungkidul, Muhammad Farkhan, mengatakan jajarannya sudah mempersiapkan proses pelantikan kades terpilih hasil pilkades serentak. Secara umum pelaksanaan berjalan dengan aman lancar dan tertib. “Kami selesaikan SK untuk pelantikan,” katanya.
Menurut dia pelaksanaan pilkades serentak ada 40 petahana yang maju. Namun dari hasil pemilihan tidak semua petahana dapat mempertahankan jabatan kades untuk periode 2019-2025. “Yang sukses terpilih kembali ada 23 orang, sedangkan sisanya sebanyak 17 petahana gagal terpilih,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Danantara mengkaji akuisisi perusahaan atau pembangunan pabrik baru untuk memperkuat industri tekstil dan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Tim penilai pusat mengevaluasi pengelolaan sanitasi di TPST Donokerto dan Madurejo, Sleman, untuk menilai layanan, regulasi, dan keberlanjutan.
DEN menilai skema impor BBM, minyak mentah, dan LPG melalui BLU Lemigas berpeluang menekan harga, dengan syarat biaya dan risiko terkendali.
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang 136 km barat daya Gunungkidul pada Selasa malam, 27 Oktober 2026. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Microsoft membuka program keluar sukarela bagi sekitar 60.000 karyawan di AS, Inggris, Kanada, dan India hingga 31 Desember 2026.