Sharp Borong Tiga Penghargaan JBBA dan SBBI 2026
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Gua Selarong, Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul diminta menata ulang kawasan objek wisata sarat sejarah, Gua Selarong yang berada di Desa Guwosari, Kecamatan Pajangan, Bantul.
Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis, mengatakan masih banyak aspek yang harus ditata di objek wisata yang dipercaya jadi petilasan Pangeran Diponegoro tersebut. “Kami melihat objek wisata itu kurang tertata,” kata politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Bantul tersebut saat ditemui di Gedung DPRD Bantul, Kamis (19/12/2019).
Menurut dia, kendaraan wisatawan seharusnya tidak masuk sampai kawasan taman Gua Selarong, terlebih sampai mendekati tangga masuk gua, karena hal itu menimbulkan kesemrawutan. Selain itu masyarakat setempat yang menjajakan makanan dan oleh-oleh untuk wisatawan juga tidak begitu dilirik pengunjung.
Itulah sebabnya, dia mengusulkan agar area parkir dipindah dan wisatawan yang masuk kawasan gua selarong bisa berjalan kaki sehingga makin banyak jajanan oleh-oleh yang dilirik wisatawan.
Selain itu, imbuh dia, informasi seputar sejarah Gaa Selarong, kata dia, juga perlu dilengkapi. Sebab, dari informasi yang dia peroleh Gua Selarong tidak hanya sebagai tempat singgah Pangeran Diponegoro, namun sempat menjadi tempat tinggal bersama para pengikutnya saat perang gerilya melawan Belanda.
Kasi Sarana dan Prasarana Bidang Destinasi Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Setiya Ardana mengatakan memaang masih butuh banyak pembenahan di Goa Selarong. “Sebenarnya kami juga masih bingung Gua Selarong ini mau dibawa kemana,” kata Yaya, sapaan akrabnya.
Dia mengatakan Dispar berencana menggelar sarasehan membahas seputar data sejarah Gua Selarong dengan melibatkan banyak pihak pada awal 2020 mendatang. Dia juga berharap data-data sejarah itu nantinya bisa melengkapi objek wisata tersebut.
Selain menata konten sejarahnya, Dispar juga bakal menata kawasan taman Gua Selarong. Tahap awal, kata dia, dianggarkan Rp300 juta. “Karena dana bersumber dari pagu indikatif kecamatan [PIK] atas usulan desa, maka dalam pembangunannya juga harus melalui usulan desa,” ujar dia.
Kepala Desa Guwosari, Masduki mengaku sudah memiliki renana untuk membangun kawasan parkir terpadu di Gua Selarong. Dia menginginkan agar parkir tidak di dalam namun ditempatkan sebelum masuk TPR. “Selama ini di Goa Selarong kan tidak ada tempat parkir dan lapangan yang cukup luas. Kami menawarkan lapangan sebelum TPR untuk jadi tempat parkir terpadu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Sharp Electronics Indonesia kembali membuktikan konsistensinya sebagai salah satu merek elektronik terpercaya di Indonesia dengan meraih tiga penghargaan ber
Sekitar 18 apartemen swasta ada di Sleman, tetapi mayoritas unit tak dihuni pemilik dan dimanfaatkan sebagai instrumen investasi.
Barcelona menang 3-1 atas Sevilla di LaLiga. Raphinha mencetak hattrick dan membawa Barcelona sempurna dalam tujuh pertandingan.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan infrastruktur Indonesia harus semakin tahan bencana di tengah perubahan iklim dan cuaca ekstrem.
Daftar 5 long weekend 2027, dengan rangkaian hari libur dan cuti bersama yang cukup panjang pada Maret, Mei, dan Desember.
Tiga pemain Indonesia starter di Liga Belanda, Fortuna Sittard menang 1-0 atas Willem II berkat gol Philip Brittijn menit ke-80.