Waduh, Perangkat Lampu Jalan di Kulonprogo Digondol Maling

Ilustrasi Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum - JIBI/Harian Jogja
12 Februari 2020 16:57 WIB Newswire Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO - Perangkat lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya berupa aki kering dan panel tenaga surya yang ada di bagian atas di Kabupaten Kulonprogo hilang. Perangkat yang hilangĀ  tersebut dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM.

Bantuan LPJU ini sudah terpasang di sejumlah titik di Kulonprogo pada November 2019. Salah satunya di Kalurahan Krembangan, Kapanewon Panjatan, ada lima titik yang dipasangi LPJU.

Lokasi pemasangan sendiri berada di lokasi jalan desa yang strategis, namun jauh dari akses jaringan listrik PLN. Keberadaan LPJU ini pun dirasakan sangat penting untuk penerangan.

Namun baru beberapa pekan terpasang, baterai atau aki yang dipakai untuk menyimpan daya diketahui hilang. Baterai itu disimpan di dalam boks yang terpasang di tiang lampu dengan ketinggian sekira tiga meter. Selang sepekan, panel surya yang ada di sisi paling atas juga hilang.

"LPJU ini sangat bermanfaat, sayang ada yang mencuri. Padahal itu menjadi penerangan jalan," jelas Sumardi, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi LPJU, Selasa (11/2/2020).

Menurut dia, kemungkinan pelaku dalam aksinya pada tengah malam hingga subuh. Jalan yang ada selama ini ramai dan ada beberapa warung yang jualan sampai malam.

Kemungkinan pelaku sudah mempelajari lokasi dan mengetahui manfaat serta kegunaan alat tersebut. Apalagi dari pengakuan petugas yang memasang, harganya lumayan mahal. "Kalau warga sini enggak mungkin, alat itu mau dipakai untuk apa?" jelasnya.

Lurah Krembangan Samiran mengatakan lampu itu merupakan program dari Kementerian ESDM yang dikawal anggota DPR RI Gandung Pardiman. Awalnya diusulkan dalam musrenbang kecamatan dan disampaikan kepada anggota DPRD Kulonprogo Suharto. Kebetulan ia merupakan politikus Golkar dan berasal dari Krembangan. "Setelah saya usulkan secara lisan, bantuan itu turun. Kita minta 15, namun yang turun lima," paparnya.

Warga sendiri tidak tahu kepastian kapan hilangnya perangkat LPJU tenaga surya ini. Tahunya warga ada kerusakan sehingga lampu tidak menyala. Namun setelah beberapa hari ada warga yanag melihat boks penyimpan daya sudah tidak ada. Selang beberapa hari panel surya yang ada di atas juga hilang. "Kita sudah laporkan ke dinas, tetapi kalau ke polisi tidak," jelasnya.

Atas peristiwa ini, warga meningkatkan kewaspadaan dan keamanan kampung. Selain memaksimalkan petugas ronda, warga juga semakin intensif melakukan pengamanan.

Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo L Bowo Pritianto menyatakan prihatin dengan hilangnya panel surya dan baterai LPJU tersebut.

Dia sudah menerima laporan dari masyarakat dan diteruskan ke pihak rekanan. "Mestinya warga ikut menjaga dan merawat, karena nyawa LPJU itu pada panel suryanya," terang dia.

Sumber : Okezone.com