Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro Tampil Maskulin, Ini Fitur Lengkapnya
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
Ilustrasi Perawatan Lampu Penerangan Jalan Umum/JIBI-Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO - Perangkat lampu penerangan jalan umum (LPJU) tenaga surya berupa aki kering dan panel tenaga surya yang ada di bagian atas di Kabupaten Kulonprogo hilang. Perangkat yang hilang tersebut dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM.
Bantuan LPJU ini sudah terpasang di sejumlah titik di Kulonprogo pada November 2019. Salah satunya di Kalurahan Krembangan, Kapanewon Panjatan, ada lima titik yang dipasangi LPJU.
Lokasi pemasangan sendiri berada di lokasi jalan desa yang strategis, namun jauh dari akses jaringan listrik PLN. Keberadaan LPJU ini pun dirasakan sangat penting untuk penerangan.
Namun baru beberapa pekan terpasang, baterai atau aki yang dipakai untuk menyimpan daya diketahui hilang. Baterai itu disimpan di dalam boks yang terpasang di tiang lampu dengan ketinggian sekira tiga meter. Selang sepekan, panel surya yang ada di sisi paling atas juga hilang.
"LPJU ini sangat bermanfaat, sayang ada yang mencuri. Padahal itu menjadi penerangan jalan," jelas Sumardi, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi LPJU, Selasa (11/2/2020).
Menurut dia, kemungkinan pelaku dalam aksinya pada tengah malam hingga subuh. Jalan yang ada selama ini ramai dan ada beberapa warung yang jualan sampai malam.
Kemungkinan pelaku sudah mempelajari lokasi dan mengetahui manfaat serta kegunaan alat tersebut. Apalagi dari pengakuan petugas yang memasang, harganya lumayan mahal. "Kalau warga sini enggak mungkin, alat itu mau dipakai untuk apa?" jelasnya.
Lurah Krembangan Samiran mengatakan lampu itu merupakan program dari Kementerian ESDM yang dikawal anggota DPR RI Gandung Pardiman. Awalnya diusulkan dalam musrenbang kecamatan dan disampaikan kepada anggota DPRD Kulonprogo Suharto. Kebetulan ia merupakan politikus Golkar dan berasal dari Krembangan. "Setelah saya usulkan secara lisan, bantuan itu turun. Kita minta 15, namun yang turun lima," paparnya.
Warga sendiri tidak tahu kepastian kapan hilangnya perangkat LPJU tenaga surya ini. Tahunya warga ada kerusakan sehingga lampu tidak menyala. Namun setelah beberapa hari ada warga yanag melihat boks penyimpan daya sudah tidak ada. Selang beberapa hari panel surya yang ada di atas juga hilang. "Kita sudah laporkan ke dinas, tetapi kalau ke polisi tidak," jelasnya.
Atas peristiwa ini, warga meningkatkan kewaspadaan dan keamanan kampung. Selain memaksimalkan petugas ronda, warga juga semakin intensif melakukan pengamanan.
Kepala Dinas Perhubungan Kulonprogo L Bowo Pritianto menyatakan prihatin dengan hilangnya panel surya dan baterai LPJU tersebut.
Dia sudah menerima laporan dari masyarakat dan diteruskan ke pihak rekanan. "Mestinya warga ikut menjaga dan merawat, karena nyawa LPJU itu pada panel suryanya," terang dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro hadir dengan desain serba hitam, fitur keselamatan baru, teknologi SHVS, dan dibanderol Rp333,8 juta.
PM Thailand Anutin Charnvirakul menawarkan 36 kendaraan lapis baja amfibi AWAV untuk Korps Marinir TNI dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Harga Pertamax turun mulai Agustus 2026, tetapi selisih hampir Rp6.000 per liter dengan Pertalite dinilai masih memicu migrasi ke BBM subsidi.
Jogja Run'nShine 2026 menargetkan 3.500 pelari dengan konsep sporty & artsy. Event digelar 18-20 September di Jogja.
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas akan menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi kuota haji pada 11 Agustus 2026 di PN Jakarta Pusat.
Korea Utara menolak tuduhan ancaman siber dari AS dan menyebutnya sebagai propaganda untuk merusak citra Pyongyang.