Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Sejumlah warga mencari ikan yang mati tercemar di Sungai Ngrancah, Dusun Sermo Lor, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, Rabu (12/2/2020)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, KULONPROGO - Sungai Ngrancah di kawasan Dusun Sermo Lor, Kalurahan Hargowilis, Kapanewon Kokap, tercemar hahan kimia penjernih air jenis Poly Alumunium Chloride (PAC). Penjernih air tersebut bocor dari tempat pengolahan air milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Binangun Kulonprogo.
Akibatnya beberapa jenis ikan seperti sidat, wader, nila dan nilem yang hidup di sungai yang berada tepat di timur Waduk Sermo tersebut mati mendadak. "Pas saya cek ternyata memang benar banyak ikan yang mati, airnya juga keruh, tidak kaya biasanya. Kemudian saya laporkan hal ini ke rekan-rekan kelompok dilanjutkan ke pihak berwajib," ujar salah satu nelayan dari Kelompok Usaha Bersama (KUB) Pagarindu, Kalurahan Hargowilis, Sugeng Winarno, Rabu (12/2/2020) siang.
Direktur utama PDAM Tirta Binangun, Jumantoro membenarkan jika pencemaran itu disebabkan kebocoran bak penampungan PAC milik PDAM Tirta Binangun di tempat pengolahan air bersih wilayah tengah Kokap yang masuk kawasan Suaka Margasatwa Sermo.
"Tadi malam ada salah satu bak penampungan PAC kami mengalami kebocoran, kemudian air PAC tenyata mengalir ke saluran pengurasan dan menuju sungai, tapi tadi malam tidak bisa terdeteksi, sehingga terlanjur keluar," ujarnya.
Terkait kondisi lingkungan yang tercemar PAC, Jumantoro memastikan dalam waktu dekat kandungan bahan kimia itu sudah bisa hilang. Sebab, PAC, lanjutnya berbeda dengan kaporit. Meski fungsinya sama, tapi bahan satu ini lebih mudah larut.
"Sementara untuk ikan mati karena tadi air yang sudah tercampur PAC tertampung di bendung, kalau mengalir pasti tidak akan mati," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.
Grand Rohan Jogja kembali menghadirkan ruang apresiasi seni melalui pameran seni lukis bertajuk “The Beauty of Color”. Pameran ini resmi dibuka Senin (18/5)