Pupuk Indonesia Bangun Sumur Bor untuk 93 Petani di Mertelu
Sebanyak 93 petani di Mertelu, Gunungkidul, mendapat bantuan sumur bor tenaga surya untuk mendukung pengairan lahan seluas 28 hektare saat kemarau.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—KPU Gunungkidul memastikan ada dua pasangan yang berniat maju sebagai bakal calon kepala daerah dari jalur independen. Meski demikian, untuk pasangan Kelik Agung Nugroho-Yayuk Kristiyawati bisa dipastikan tidak ada masa perbaikan apabila dalam pencocokan data yang diserahkan tidak bisa memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani, mengatakan tim pasangan dari Agung-Yayuk datang satu jam sebelum batas waktu penyerahan berakhir yakni Minggu (23/2/2020) pukul 23.59 WIB. Sama seperti dalam pengisian aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon), pasangan ini membawa bukti dukungan sebanyak 46.879 jiwa. “Sama seperti berkas pasangan Anton Supriyadi-Suparno, kami berkewajiban meneliti kecocokan data terlebih dahulu sebelum dinyatakan diterima,” kata Hani, Senin (24/2/2020).
Meski batas penyerahan sudah ditutup pada Minggu tengah malam, KPU masih memiliki waktu untuk pencocokan data hingga Rabu (26/2/2020). Adapun kecepatan waktu pencocokan sangat bergantung dengan penyusunan yang dilakukan oleh tim. Apabila susunan bisa sesuai dengan penyusunan di aplikasi Silon, maka penelitian bisa lebih cepat sehingga tidak memakan waktu lama. “Simulasinya butuh waktu selama delapan jam, tapi saat pencocokan data milik pasangan Anton Supriyadi-Suparno butuh waktu sekitar satu setengah hari karena datanya banyak yang belum urut,” katanya.
Hani memastikan tidak ada waktu perbaikan data untuk pasangan Kelik-Agung. Pasalnya, waktu penyerahan berkas telah ditutup dan tahapan tinggal pencocokan. Menurut dia, potensi data dukungan tidak lengkap sangat mungkin sehingga hal tersebut bisa mengurangi upaya memenuhi syarat minimal dalam mencari dukungan. “Kami lihat nanti prosesnya seperti apa. Jika bisa memenuhi sebanyak 45.443 dukungan, maka berkas bisa diterima dan bisa lanjut ke tahapan berikutnya. Tapi kalau kurang maka ditolak karena tidak memenuhi persyaratan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 93 petani di Mertelu, Gunungkidul, mendapat bantuan sumur bor tenaga surya untuk mendukung pengairan lahan seluas 28 hektare saat kemarau.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman, Selasa 27 Oktober 2026. Simak jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa, 27 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dari Stasiun Tugu dan Kutoarjo.
Cek jadwal KA Bandara YIA 27 Oktober 2026, layanan reguler dan Xpress, waktu keberangkatan, kedatangan, serta durasi perjalanan.
Jadwal KRL Solo-Jogja 27 Oktober 2026 tersedia dalam 12 keberangkatan dari Palur. Cek jam kereta di setiap stasiun menuju Jogja.
TPST Donokerto di Sleman diverifikasi tim juri nasional setelah masuk enam besar seleksi penghargaan Hari Habitat Dunia berkat pengelolaan sampahnya.