SD Negeri 1 Bantul Hadirkan Layanan Pendidikan Terpadu
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah (kedua dari kanan) menyerahkan penghargaan kepada salah satu petugas perekaman KTP-el Kecamatan Bambanglipuro, Minggu (1/3/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memstikan sudah tidak ada lagi warga Bantul yang memegang surat keterangan (suket) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) karena sudah diganti dengan keping KTP-el. Saat ini warga yang mengajukan pencetakan KTP-el juga akan langsung diterbitkan tanpa harus menggunakan suket.
Kepala Disdukcapil Bambang Purwadi Nugraha mengatakan selama delapan hari dinasnya sudah mencetak sebanyak 16.874 KTP-el dari yang awalnya suket. Percepatan penyisiran itu dilakukan dengan membentuk tim percepatan babat suket siang malam dan tidak mengenal hari libur.
“Hasilnya ada 16.874 suket yang langsung kami cetak KTP-el selama kurun delapan hari. Jadi per hari ini [kemarin] sudah tidak ada lagi suket di Bantul. Mulai Senin [2/3/2020] KTP-el sudah bisa diambil di kecamatan masing-masing” kata Bambang di sela-sela Penyerahan Simbolis KTP-el Program Babat Suket kepada Camat dan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada Kepala Sekolah, di kompleks Kantor Pemkab Bantul, Manding II, Bantul, Minggu (1/3/2020).
Penyerahan simbolis KTP-el dan KIA tersebut langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah.
Bambang mengatakan belasan ribu suket yang dicetak selama delapan hari itu ada yang sudah lama, ada yang masih baru memiliki KTP-el yang belum tercetak. Dia juga memastikan dari total wajib KTP di Bantul sekitar 721.687 orang sudah hampir mencapai 100%. “Yang belum mencetak kurang dari 1.500 orang. Sebagian besar adalah pemula,” kata dia.
Jumlah warga yang belum rekam data itu, diakui Bambang, tidak berubah sampai hari H pilkada. Dia juga memastikan blangko KTP-el selalu tersedia, sehingga yang mengajukan pencetakan KTP-el akan langsung diterbitkan fisik KTP.
Langsung Cetak
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah dengan bebasnya Bantul dari suket KTP-el, maka DIY menjadi provinsi kedua setelah DKI Jakarta yang sudah menyelesaikan pencetakan suket menjadi KTP-el. Dari capaian kabupaten/kota, sudah ada 188 kabupaten/kota menyelesaikan pencetakan suket jadi KTP-el. “Siapa pun yang datang tak boleh diterbitkan suket lagi. Kalau ingin rekamnya langsung cetak datang ke kantor dukcapil,” kata Zudan.
Pihaknya terus berupaya memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan dari KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan akta kematian. Proses pencetakan KTP El nantinya juga diarahkan agar bisa dilakukan di kecamatan hingga desa. Masyarakat yang mengurus juga tidak perlu lagi menggunakan pengantar RT/RW.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SD Negeri 1 Bantul terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas melalui penyelenggaraan layanan pendidikan terpadu
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.
DPRD Sleman mengingatkan potensi dampak jalan tol terhadap kunjungan wisatawan. Pemkab diminta memperkuat destinasi dan memperbanyak event pariwisata.