Satgas Dorong Inovasi Pembiayaan untuk Perkuat Konservasi Taman Nasion
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah (kedua dari kanan) menyerahkan penghargaan kepada salah satu petugas perekaman KTP-el Kecamatan Bambanglipuro, Minggu (1/3/2020)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) memstikan sudah tidak ada lagi warga Bantul yang memegang surat keterangan (suket) Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) karena sudah diganti dengan keping KTP-el. Saat ini warga yang mengajukan pencetakan KTP-el juga akan langsung diterbitkan tanpa harus menggunakan suket.
Kepala Disdukcapil Bambang Purwadi Nugraha mengatakan selama delapan hari dinasnya sudah mencetak sebanyak 16.874 KTP-el dari yang awalnya suket. Percepatan penyisiran itu dilakukan dengan membentuk tim percepatan babat suket siang malam dan tidak mengenal hari libur.
“Hasilnya ada 16.874 suket yang langsung kami cetak KTP-el selama kurun delapan hari. Jadi per hari ini [kemarin] sudah tidak ada lagi suket di Bantul. Mulai Senin [2/3/2020] KTP-el sudah bisa diambil di kecamatan masing-masing” kata Bambang di sela-sela Penyerahan Simbolis KTP-el Program Babat Suket kepada Camat dan Kartu Identitas Anak (KIA) kepada Kepala Sekolah, di kompleks Kantor Pemkab Bantul, Manding II, Bantul, Minggu (1/3/2020).
Penyerahan simbolis KTP-el dan KIA tersebut langsung oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah.
Bambang mengatakan belasan ribu suket yang dicetak selama delapan hari itu ada yang sudah lama, ada yang masih baru memiliki KTP-el yang belum tercetak. Dia juga memastikan dari total wajib KTP di Bantul sekitar 721.687 orang sudah hampir mencapai 100%. “Yang belum mencetak kurang dari 1.500 orang. Sebagian besar adalah pemula,” kata dia.
Jumlah warga yang belum rekam data itu, diakui Bambang, tidak berubah sampai hari H pilkada. Dia juga memastikan blangko KTP-el selalu tersedia, sehingga yang mengajukan pencetakan KTP-el akan langsung diterbitkan fisik KTP.
Langsung Cetak
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arif Fakrullah dengan bebasnya Bantul dari suket KTP-el, maka DIY menjadi provinsi kedua setelah DKI Jakarta yang sudah menyelesaikan pencetakan suket menjadi KTP-el. Dari capaian kabupaten/kota, sudah ada 188 kabupaten/kota menyelesaikan pencetakan suket jadi KTP-el. “Siapa pun yang datang tak boleh diterbitkan suket lagi. Kalau ingin rekamnya langsung cetak datang ke kantor dukcapil,” kata Zudan.
Pihaknya terus berupaya memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen administrasi kependudukan dari KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan akta kematian. Proses pencetakan KTP El nantinya juga diarahkan agar bisa dilakukan di kecamatan hingga desa. Masyarakat yang mengurus juga tidak perlu lagi menggunakan pengantar RT/RW.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jakarta, 5 Agustus 2026 — Satuan Tugas (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik menggelar dialog bersama para pemimpin redaksi
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pemda DIY berencana membuka Konsulat Kehormatan Meksiko di Royal Ambarrukmo untuk memperkuat kerja sama pendidikan, seni, dan budaya.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pariwisata Indonesia makin merata. Kunjungan wisatawan tumbuh di Danau Toba, Manado-Likupang, dan desa wisata.
Dinhub Banyumas menertibkan parkir berbayar di minimarket berjaringan setelah menerima aduan warga. Kebijakan parkir gratis berlaku sejak 1 Oktober 2026.
Prancis menyiagakan lebih dari 60.000 personel keamanan menjelang demo nasional, termasuk peserta pelatihan akademi polisi untuk menjaga fasilitas publik.