Target 2.612 Hektare, Tanam Modern Pekalongan Baru 32,5 Hektare
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
Pembeli memilih jeruk di Pasar Beringharjo, Jogja, yang dipasangi pembatas agar konsumen tetap jaga jarak, Rabu (22/4)./Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah\n\n
Harianjogja.com, JOGJA - Untuk mencegah penularan virus Corona penyebab Covid-19, DPRD DIY meminta pemerintah daerah setempat segera membuat dan menegakkan prosedur tetap (protap) di tempat keramaian.
Wakil Ketua DPRD DIY Huda Tri Yudiana mengatakan protap pencegahan Covid-19 diperlukan karena saat ini tempat-tempat keramaian yang berisiko tinggi penularan di daerah ini sudah kembali ramai.
"Saat ini pasar-pasar mulai ramai, mal sudah buka, dan berbagai tempat keramaian lain sudah aktif. Hal itu karena desakan ekonomi warga yang sudah berhari-hari tinggal di rumah," kata dia, Senin (27/4/2020).
Menurut Huda, di tengah kembali aktifnya tempat-tempat keramaian, protokol kesehatan banyak tidak diperhatikan, seperti tidak memakai masker, tidak jaga jarak, tidak cuci tangan sehingga sangat rawan terjadi penularan Covid-19.
"Saat ini seolah dilakukan pembiaran, paling hanya diimbau melalui pengeras suara di beberapa pasar," kata politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.
Huda berharap dapat diterjunkan aparat di berbagai tempat berisiko tersebut untuk melakukan peringatan dan tindakan persuasif agar warga taat terhadap protap kesehatan.
Menurut dia, saat ini DIY sudah terjadi transmisi lokal sehingga bukan hanya menahan orang dari luar daerah saja yang diperlukan tetapi pencegahan penularan di dalam juga harus dioptimalkan.
Dusun yang di antara warganya positif atau PDP Covid-19, kata dia, juga harus diperlakukan khusus dan tidak dibiarkan berjalan tanpa arahan serta protap yang jelas.
"Jika tidak ada tindakan tegas dan masif dikhawatirkan ada penambahan kasus positif yang cukup banyak. Ini yang tidak kita harapkan," kata dia.
Berdasarkan data Pemda DIY, total orang dalam pemantauan (ODP) di DIY hingga Minggu (26/4/2020) mencapai 4.193 orang.
Selanjutnya, total pasien dalam pengawasan (PDP) yang sudah diperiksa terkait dengan Covid-19 (dengan tes swab) tercatat 778 orang.
Dari jumlah PDP tersebut, 539 orang di antaranya dinyatakan negatif corona, 82 orang positif di mana 36 orang di antaranya sembuh, dan tujuh meninggal, sedangkan yang masih menunggu hasil 157 orang dengan delapan di antaranya telah meninggal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gerakan Tanam Pertanian Modern Pekalongan baru mencapai 32,5 hektare dari target 2.612 hektare hingga 22 September 2026.
PHRI Sleman mengungkap sejumlah kendala peningkatan wisatawan dan okupansi hotel, mulai efisiensi anggaran hingga investasi dan event besar.
Update medali Asian Games 2026, Indonesia telah mengoleksi 13 medali, terdiri dari 1 perak dan 12 perunggu.
Korban dugaan keracunan MBG di Bawang, Batang, mencapai 276 orang. Pemkab mengancam menutup SPPG jika terbukti lalai.
Manunggal Cup 2026 diikuti 36 tim Karang Taruna Kulonprogo dan diharapkan melahirkan bibit atlet voli menuju Porda DIY 2027.
Prakiraan cuaca DIY Kamis 24 September 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C, sementara kelembapan hingga 95%.