Ponggalan Jadi Kampung Tangguh Nusantara

Pintu masuk Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Rabu (24/6/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo.
25 Juni 2020 12:47 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO--Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, Kota Jogja dinyatakan sebagai Kampung Tangguh Nusantara oleh Polresta Yogyakarta. Hal tersebut berdasarkan hasil verifikasi tim dari Polresta Yogyakarta.

Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Sudjarwoko mengatakan jika Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo telah masuk kriteria menjadi wilayah yang didapuk sebagai pilot project Kampung Tangguh Nusantara (KTN).

"Apa saja kriteria untuk menjadi Kampung Tangguh Nusantara itu? aspek yang harus terpenuhi diantaranya tangguh kesehatan, tangguh ekonomi/sosial, tangguh pendidikan, tangguh keamanan, tangguh informasi, dan tangguh bencana," ujar Sudjarwoko, Rabu (24/6/2020).

BACA JUGA : BPBD Jogja Bentuk Kampung Tangguh Covid-19

Dalam hal tangguh kesehatan, kampung yang terletak di di Utara Terminal Umbulharjo tersebut dinilai sudah memenuhi unsur tangguh kesehatan. Upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dengan berbagai cara juga sudah dilakukan.

"Seperti halnya, penyemprotan disinfektan, tempat cuci tangan yang disediakan di sejumlah titik startegis kampung. Warga juga sudah menyiapkan tempat tersendiri bagi warga yang harus melakukan isolasi mandiri. Terakhir, kampung juga telah menyediakan tim khusus untuk menangani jenazah korban positif Covid-19," terang Sudjarwoko.

"Kemudian, dalam hal tangguh secara ekonomi, sejumlah aspek juga telah terpenuhi. Diantaranya, warga telah berhasil melakukan budidaya sejumlah tanaman seperti kelengkeng, sayur-sayuran, anggrek, empon-empon atau tanaman obat keluarga, dan budidaya ikan nila," ungkap Sudjarwoko.

Lebih lanjut, dalam hal tangguh pendidikan, warga secara aktif memberikan pendidikan anak sedini mungkin. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi fokus warga dengan menyediakan perpustakaan dari tingkat PAUD hingga (Sekolah Menengah Atas).

BACA JUGA : Temuwuh Jadi Desa Tangguh Bencana

"Untuk tangguh keamanan, warga terus mendorong agar kegiatan ronda terus dilakukan. Bahkan, warga juga memasang 11 titik CCTV. Siskamling dilakukan secara rutin. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19," ujarnya.

Sementara itu, untuk tangguh informasi dan mitigasi kebencanaan, warga menyiapkan sebuah posko Kampung Tangguh Nusantara. Membuat panel data hingga membuat standar operasional prosedur (SOP) khususnya di tengah pandemi Covid-19 ini.

"Berdasarkan kriteria tersebut, maka Kampung Ponggalan, Kelurahan Giwangan, Kecamatan Umbulharjo, layak untuk dijadikan sebagai pilot project untuk mewakili kota Yogyakarta untuk selanjutnya dilakukan pembinaan dan pelatihan secara berjenjang," ungkap Sudjarwoko.

Adapun, Ketua LPMK Giwangan Umbulharjo Slamet Haryanto mengatakan jika sebelumnya kampung yang menjadi supervisinya tersebut masuk zona merah. Namun, dengan kesadaran masyarakat seperti upaya pemberlakuan protokol pencegahan penularan Covid-19 seperti penyemprotan disinfektan, menyiapkan tempat cuci tangan, akhirnya sekarang sudah masuk zona hijau.

“Kami juga telah menyiapkan posko dan tempat isolasi bagi warga luar daerah. Kemudian dari segi keamanan, kami telah banyak memasang CCTV dan mengaktifkan siskampling,” ungkap Haryanto.