Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Gelombang tinggi di Pantai Parangtritis, Sabtu (18/7/2020). /Ist-twitter @pusdalopsbantul
Harianjogja.com, BANTUL- Gelombang tinggi sedang melanda di perairan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Ombak menerjang kawasan pantai yang selama ini digunakan sebagai objek wisata maupun dermaga.
Di Bantul, ombak menerjang Pantai Parangtritis. Hamparan pasir yang selama ini menjadi lokasi wisatawan bermain, kini tersapu ombak. Bahkan, ombak juga menerjang kawasan yang biasa digunakan wisatawan untuk duduk-duduk menikmati suasana pantai.
Baca juga: Jatuh dari Lantai 2 Pasar Beringharjo, Seorang ODGJ Patah Tulang
Gambaran tingginya ombak di pantai Bantul ditunjukkan dalam sebuah video yang diunggah oleh akun twitter BPBD Bantul @PusdalopsBantul.
Dalam video berdurasi 12 detik tersebut tampak ombak menerjang kawasan yang terdapat payung yang masih terpasang mekar. Payung-payung yang ditanam di pasir itu merupakan tempat yang biasanya disewakan untuk wisatawan bersantai. Kawasan wisata tersebut tampak sepi dari pengunjung.
Yang lagi nyari vitamin sea, di Pantai Selatan Jawa, khususon pantai Bantul, untuk diwaspadai terjadinya gelombang tinggi. INGAT !!! Selalu patuhi arahan petugas (video dok. SAR Lumba Paris, lokasi Pantai Parangtritis, Bantul) pic.twitter.com/aiKaSAFXY6
— BPBD BANTUL (@PusdalopsBantul) July 18, 2020
Dalam narasinya, BPBD Bantul menyebutkan meminta warga yang akan berwisata ke pantai selatan Jawa untuk waspada gelombang tinggi.
"Yang lagi nyari vitamin sea, di Pantai Selatan Jawa, khususon pantai Bantul, untuk diwaspadai terjadinya gelombang tinggi. INGAT !!! Selalu patuhi arahan petugas (video dok. SAR Lumba Paris, lokasi Pantai Parangtritis, Bantul)," tulisnya, dalam unggahan Sabtu (18/6/2020).
Baca juga: Pedagang Positif Covid-19 Bertambah, Pasar Bandengan Batal Dibuka
BPBD juga menyertakan informasi sari BMKG bahwa ketinggian gelombang laut berkisar antara 3.0 hingga 6.0 meter atau dalam kategori sangat tinggi.
Unggahan tersebut mendapatkan sejumlah respon dari warganet. Di antaranya ada yang menanyakan apakah masih ada ubur-ubur.
"Ubur"masih ada tidak klau air sangat besar ombak nya," tanya akun @maswarso1.
"Masih, tapi gak berani keluar," jawab BPBD.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Dekranasda Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong industri kecil dan menengah (IKM) kerajinan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar hingga mancanegara
Jadwal DAMRI dari YIA Rabu 16 September 2026 tersedia ke lima tujuan. Tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 berlaku hingga September.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 16 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal SIM Sleman Rabu 16 September 2026 tersedia di STP AMPTA. Simak jadwal Satpas, MPP, SIM Keliling Malam dan Simmade.
DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggalakkan budaya literasi sekaligus memberikan edukasi sosial kepada masyarakat mengenai bahaya judi online (judol)