Warga Jogja Diajak Menjaga Imun Tubuh dengan Makan Ikan

Ketua TP PKK Kota Jogja, Tri Kirana Muslidatun (kiri), menjaring ikan di Bendhung Lapen, kampung Mrican, Giwangan, Selasa (4/8/2020). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
05 Agustus 2020 03:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Imun tubuh menjadi salah satu yang paling dibutuhkan masyarakat terutama dalam menghadapi masa pandemi covid-19. Ada banyak cara untuk menjaga imun tubuh, salah satunya dengan mengkonsumsi makanan bergizi termasuk ikan.

Sebagai rangkaian kegiatan dalam Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-68, Bhayangkari Kota Jogja bersama PKK, Persit Kota Jogja dan Jogja Bike menggelar kegiatan Ayomi atau singkatan dari Ayo Makan Ikan, di Kampung Mrican, Giwangan, Selasa (4/8/2020).

Baca juga: Ditangkap di Sleman, Sejumlah Orang Iklankan Layanan Jasa Penggandaan Uang di Medsos

Warga kampung Mrican telah berhasil menjadikan wilayah pinggir Kali Gajahwong yang sebelumnya kumuh saat ini berubah total menjadi Kawasan yang nyaman dengan gazebo, angkringan dan budidaya ikan di saluran irigasi.

Ketua TP PKK Kota Jogja, Tri Kirana Muslidatun, mengatakan Giwangan saat ini menjadi kampung wisata bukan saja karena program dari Pemerintah Kota Jogja melainkan juga karena masyarakat mampu menerima dan menggerakkan dengan baik.

“Tidak semua kampung yang diharapkan untuk bisa menangkap program Kotaku [Kota Tanpa Kumuh], Gandeng Gendong, Jogja Bersih Kali, kali sebagai view depan bukan belakang. Meski fasilitas yang disiapkan sama, tapi sangat tergantung masyarakatnya,” ujarnya.

Baca juga: Digandeng Hanung Bramantyo, Sederet Artis Ini Syuting di Sleman

Ketua Bhayangkari Kota Jogja, Ema R. Sudjarwoko, mengatakan kegiatan ini menjadi ajang perkenalan perkenalan dirinya bersama masyarakat di wilayah. “Saya mengapresiasi warga Giwangan yang bisa mengubah kawasan kumuh menjadi tempat yang indah,” katanya.

Rangkaian kegiatan ini diawali dengan menanam pohon kelengkeng di depan Kantor Kelurahan Giwangan, dilanjutkan dengan menggoreskan lukisan di Dermaga Cinta, kemudian menangkap ikan dan makan ikan bersama di Bendhung Lapen.

Direktur Utama Jogja Bike, Muhammad Aditya, mengatakan melihat masyarakat Giwangan yang memiliki semangat tinggi, Jogja Bike mengajak banyak pihak untuk ikut membantu masyarakat di Kota Jogja. “Kami memulai dengan memberikan gadget ke beberapa anak untuk menunjang pembelajaran jarak jauh,” ujatnya.

Jogja Bike hadir di Jogja sejak akhir 2018. Semangat awal Jogja Bike adalah membantu Pemkot Jogja dalam sector pariwisata dengan electronic bike sharing yang bisa diakses di Malioboro dan sekitarnya. Dengan covid-19, spirit Jogja Bike mulai berubah menjadi memfasilitasi masyarakat dengan menjalani hidup sehat dengan sepeda tanpa harus memiliki sepeda.

“Jogja Bike turut terdampak covid-19, sesuai anjuran pemerintah untuk mengurangi aktivitas publik, kami menarik sepeda yang awalnya 100 sepeda lebih. Mulai Juni kami perlahan menggelar sepeda kita. Tidak hanya untuk pariwisata, tapi mendukung mewujudkan Kota Jogja bebas polusi dan masyarakat lebih sehat,” ungkapnya.