Setahun, 53 Kebakaran Terjadi di Bantul

Ilustrasi kebakaran. - Pixabay
13 Agustus 2020 18:27 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul mencatat 53 kebakaran di wilayahnya selama 2020. Empat kebakaran cukup besar terjadi pada Agustus.

“Empat kebakaran itu ada di Srandakan, Banguntapan, dan Piyungan,” kata Kepala BPBD Bantul Dwi Daryanto, Kamis (13/8/2020).

Dari 53 kebakaran, sebagian besar karena korsleting dan kelalaian. Oleh karena itu, jawatannya berharap agar warga terus waspada dan tidak abai, utamanya saat meninggalkan rumah.

“Kami juga minta warga untuk memperhatikan kondisi steker, usia kabel, dan jangan sampai mereka meninggalkan rumah tanpa mematikan peralatan listrik dan kompor,” kata Dwi.

Dwi menyebut BPBD Bantul masih menghadapi sejumlah kendala dalam penananganan kebakaran seperti keterbatasan personel dan mobil pemadam. Pihaknya tidak bisa mengandalkan delapan mobil pemadam kebakaran untuk mencakup wilayah yang luas dan hanya  bisa memaksimalkan empat dari enam pos pemadam kebakaran di wilayahnya, yakni di Banguntapan, Kasihan, Sedayu, dan Wukirsari.

“Untuk pos Piyungan dan Pundong masih terbatas alat dan personel,” ungkapnya.

Dwi mencatat idealnya BPBD Bantul memiliki 14 mobil untuk enam pos pemadam kebakaran.

“Karena kami juga harus pahami situasinya. Sekarang anggaran telah di-refocusing. Jika memungkinkan kami akan minta penambahan pada pengajuan APBD tahun depan,” ucap Dwi.