UGM Temukan Residu PVC di Lokasi Api Misterius Seyegan
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Sejumlah andong wisata mangkal di Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (16/06/2020). /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA- Libur Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada hari Senin (17/8/2020) memperpanjang rentetan libur akhir pekan. Antisipasi sejumlah obyek wisata pun dilakukan tak terkecuali di kawasan Malioboro.
Kepala UPT Malioboro, Ekwanto menyebutkan beberapa persiapan jelang akhir pekan panjang telah dilakukan. Salah satunya memperbanyak jumlah Thermo Gun.
Thermo Gun ada sepuluh. Menurut Ekwanto di akhir jumlah pengunjung sudah ramai seperti normal. "Kalau akhir pekan sudah ramai seperti kondisi normal, seneng tapi takut, takutnya terjadi kluster [Covid-19] terus harus puasa lagi," ujarnya dihubungi Jumat (14/8/2020 )
Salah satu zona bahkan sempat penuh. Akhir pekan lalu jumlah pengunjung Malioboro menurut catatan Ekwanto lebih dari seribu orang. "Kemarin baru penuh sekali, kita info kan lewat radio sehingga para pengunjung bisa segera bergeser," ujar Ekwanto. Kendati demikian pembatasan kapasitas tiap zona Malioboro tetap dipatok 500 orang sekali waktu.
Dalam rangka mengantisipasi lonjakan pengunjung di akhir pekan panjang pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan Wakil Walikota Jogja, Heroe Poerwadi. Petugas Jogoboro akan mendapatkan bantuan Satpol PP dan Dishub untuk siaga di tiap zona. Rencananya ada lebih 80 personil petugas yang akan disiagakan di kawasan Malioboro.
"Petugas Jogoboro tetap di-back up Satpol PP Kota Jogja dan Dishub, baik pengurai kerumunan ataupun membantu tidak ada yang melanggar arah oneway, agar tidak kerumunan, dan dapat diurai," terangnya.
Menurut penuturan Ekwanto kesadaran pengunjung untuk beridiri di marka penanda masih sangat rendah. Sementara itu Ekwanto juga mengakui masih ada beberapa pengunjung melanggar marka oneway.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UGM menemukan residu PVC di lokasi fenomena api Seyegan, Sleman. Tim peneliti menyimpulkan sumber api bukan berasal dari gas alam dan kini fokus mencari pemanti
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.