Manuel Neuer Comeback, Jerman Siap Lebih Kuat di Piala Dunia 2026
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Proyek pembangunan Jalur Tol Jogja-Solo dibagi dalam tiga seksi. Pemrakarsa proyek optimistis pemanfaatan tol Jogja-Solo untuk seksi pertama bisa dimanfaatkan mulai Juli 2023.
Mewakili Konsorsium Tol Jogja Solo, perwakilan PT Adhi Karya Pristi Wahyono menjelakan proyek tol jalan Jogja-Solo sejauh 96 km dibagi dalam tiga seksi. Dari jumlah tersebut sekitar 60 km masuk wilayah DIY di mana sepanjang 15 kilometer dibangun di atas tanah at grade dan sekitar 45 kilometer dibangun secara melayang (elevated).
Dijelaskan Wahyono, seksi pertama sepanjang 42,37 km menghubungkan jalur Kertasura-Purwomartani, Kalasan. Pembangunan seksi pertama ini melalui empat kabupaten di wilayah DIY dan Jawa Tengah baik Karanganyar, Boyolali, Klaten hingga Sleman.
Seksi kedua menghubungkan Purwomartani hingga Gamping sepanjang 22,88 km dan seksi ketiga dari Gamping hingga Kulonprogo sepanjang 30,78 km.
BACA JUGA: Napi yang Kabur dari Rutan Pajangan Kini Diburu Polisi
Ruas tol Jogja Solo ini juga terdapat sembilan simpang susun. Simpang susun (SS) dibangun di wilayah Kartusuro, Delangu, Klaten, Prambanan-Manisrenggo, Purwomartani, Gamping, Sentolo, Wates dan Kulonprogo-Purworejo.
"Tahapan pembangunan seksi pertama diawali dari dua arah sekaligus, dari Kartusuro dan Purwomartani. Kedua titik ini nantinya akan bertemu di wilayah Klaten," jelasnya saat presentasi terkait rencana pembangunan jalan tol Jogja-Solo, di sela-sela kegiatan pemasangan patok di Kadirojo 2, Purwomartani, Kalasan, Rabu (19/8/2020).
Lebih lanjut, Wahyono mengatakan jika pemanfaatan trase seksi pertama ditargetkan mulai Juli 2023 sementara seksi kedua ditargetkan pada pertengahan 2024 . Untuk pembangunan seksi ketiga ditargetkan pada 2022 sehingga ruas seksi ketiga bisa beroperasi pada akhir 2024.
Untuk mendukung proses pembangunan ruas tol agar sesuai target, pihaknya juga akan membangun parbik benton pra cetak (precast). Keberadaan pabrik beton precast, katanya, diharapkan bisa menyuplai kebutuhan beton untuk keperluan pembangunan jalan tol.
Menurutnya, kebutuhan tiang penyangga di Ring Road Utara untuk pembangunan tol secara melayang cukup banyak. Oleh karenanya, keberadaan pabrik beton precast sangat dibutuhkan. "Saat ini kami masih lakukan survei lapangan di sekitar jalan Magelang. Pabrik ini akan dibangun tahun ini dengan luas lahan hingga 10 hektare," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manuel Neuer comeback ke Timnas Jerman untuk Piala Dunia 2026. Ini daftar skuad lengkap pilihan Nagelsmann.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.