Advertisement
Bantu Stok Darah PMI, Pengurus Masjid di Kulonprogo Gelar Donor Darah
Bupati Kulonprogo, Sutedjo meninjau pelaksanaan donor darah di Masjid Ath-Thohiroh, Kalurahan Giripeni, Kapanewon, Minggu (30/8/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO--Menipisnya stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) Kulonprogo selama pandemi Covid-19 mendapat perhatian pelbagai kalangan, tak terkecuali pengurus masjid Ath-Thohiroh, Kalurahan Giripeni, Kapanewon Wates. Untuk mengantisipasi kelangkaan tersebut, pihak masjid bersama warga sekitar menggelar kegiatan donor darah.
Bertajuk Jamaah Masjid Ath-Thohiroh Berbakti Sosial, kegiatan donor darah ini dilangsungkan di kompleks masjid tersebut Minggu (30/8/2020). Dalam kegiatan ini, panitia berhasil menghimpun sedikitnya 60 kantong darah yang berasal dari jamaah, takmir dan warga sekitar masjid.
Advertisement
BACA JUGA : Stok Darah PMI Sleman Menipis, Saatnya Warga Peduli
Ketua Panitia, Yuni Very Anto, mengatakan kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-75 dan Tahun Baru Islam 1442 Hijriah ini bertujuan untuk membantu pemenuhan stok darah di PMI Kulonprogo yang selama pandemi Covid-19 mengalami penurunan.
Sebelum adanya wabah corona dalam sehari PMI Kulonprogo bisa mendapat 30 sampai 40 kantong darah. Sedangkan selama pandemi, jumlah menurun drastis. Di sisi lain rata-rata kebutuhan darah baik itu untuk warga Kulonprogo atau daerah lain di wilayah DIY yang disuplai PMI Kulonprogo tiap bulannya mencapai 400 kantong.
BACA JUGA : Stok Darah di Bantul Kini Tak Lagi Kritis
Melalui kegiatan ini pihaknya berharap stok darah di PMI bisa mencukupi dan membantu masyarakat yang membutuhkan. "Semoga darah yang terkumpul dalam kegiatan ini bisa membantu PMI dan masyarakat yang membutuhkan," kata Yuni, di sela-sela kegiatan, Minggu siang.
Yuni mengatakan kegiatan ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Sebelum memasuki area acara, panitia mengecek suhu tubuh pendonor. Selama kegiatan berlangsung, peserta dan tamu undangan wajib mengenakan masker serta menjaga jarak minimal satu meter.
"Kami juga sediakan tempat cuci tangan dan handsanitazier," ucapnya.
Takmir Masjid Ath-Thohiroh, Nurul Iswantara mengatakan selain donor darah, pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan sosial, salah satunya adalah penyaluran dana santunan sebesar Rp24 juta kepada 90 orang yang terdiri dari kalangan fakir miskin, anak yatim piatu dan orang-orang terlantar. Dana itu diperoleh dari sumbangan masyarakat sekitar.
BACA JUGA : Bantu Penuhi Kebutuhan Darah, GP Ansor Sleman Siap Gelar
"Ini merupakan kegiatan pertama yang kami gelar, diharapkan kegiatan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Salah satu pendonor Agus Priyanto, warga sekitar, mengaku lega dan senang bisa mengikuti kegiatan ini. Diharapkan kegiatan sosial ini bisa terus berlanjut kerena dirasa sangat bermanfaat untuk masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemerintah Siapkan Perpres AI sebagai Payung Regulasi Nasional
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Hujan Angin Terjang Bantul, Puluhan Pohon Tumbang di 8 Wilayah
- Baru Ada 10 SPPG di Sleman Kantongi Sertifikat Laik Higiene
- Kolaborasi Driver Bajaj Maxride Perkuat Transportasi Wisata Jogja
- Murai Batu Rp150 Juta di Pleret Bantul Dicuri, Aksi Terekam CCTV
- Pilur Serentak Bantul 2026, Pemkab Siapkan Anggaran Rp3,8 Miliar
Advertisement
Advertisement




