Sido Maju, Pendaftaran Babe Kental dengan Nuansa Adat dan Tradisi

Bambang Wisnu Handooyo-Benyamin Sudarmadi saat mendaftarkan diri sebagai bapaslon kepala daerah ke Kantor KPU Gunungkidul. Jumat (4/9/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan
05 September 2020 07:07 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Pendaftaran bakal pasangan calon (bapaslon) dari PDI Perjuangan, Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi (Babe) berlangsung meriah. Pasalnya, pada saat mendaftar, mereka tidak sendirian karena diiringi pasukan bregodo, komunitas mobil antik, sepeda klasik dari pegiat seni hingga pengurus, kader dan simpatisan partai.

Rombongan Babe berangkat dari Kantor DPC PDI Perjuangan Gunungkidul sekitar pukul 13.00 WIB. Selanjutnya bapaslon menuju ke Lapangan Piyaman, lokasi yang dijadikan tempat transit sebelum mendaftar ke Kantor KPU Gunungkidul. Di perjalanan menuju Lapangan Piyaman, pasangan Babe diiringi oleh komunitas sepeda, mobil antik hingga ratusan kader dan simpatisan.

Sesampainya di lokasi transit, robongan sudah disambut oleh pasukan bregodo Lombok Abang, Bregodo Jemparingan dan Bregodo Gedruk dan Beksan Togog. Selanjutnya dua rombongan ini menjadi satu untuk kemudian mengantarkan pasangan Babe mendaftar ke Kantor KPU.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, rencana pendaftaran pasangan Babe sudah dikonsep sejak jauh-jauh hari. Adapun tema condong ke nuansa adat dan tradisi yang ditandai dengan hadirnya berbagai komunitas seni, budayawan hingga arak-arakan bregodo yang mengantar untuk mendaftar ke KPU.

Endah menuturkan, proses pendaftaran dibuat semeriah mungkin karena di dalam pesta demokrasi harus dilakukan dengan riang gembira. “Ini pesta rakyat jadi harus diilakukan dengan gembira,” katanya, Jumat (9/4/2020).

Baca Juga: Positif Covid-19 di DIY Kini Sentuh Angka 1.525 Kasus, Ini Data Terbaru

Bakal Calon Bupati, Bambang Wisnu Handoyo menambahkan, untuk pendaftaran sudah berkoordinasi dengan semua pihak mulai dari Pemerintahan Kalurahan, Kepolisian, Dinas Perhubungan untuk meminta izin penyelenggaraan pawai selama pendaftaran. “Mudah-mudahan tidak ada kesan lain karena kami ingin menunjukan selama pendaftaran bisa berjalan dengan lancar dan tertib,” ungkapnya.

Menurut dia, persiapan yang dilakukan dalam proses pendaftaran dilakukan untuk menunjukan keseriusan maju dalam kontestasi pilkada. Harapannya masyarakat bisa menyambut dengan baik apa yang telah ditampilkan. “Mudah-mudahan ini juga bisa menjadi ciri dari PDI Perjuangan,” katanya. 

Tes Swab Babe Negatif Corona

KPU mempersyaratakan bagi bakal pasangan calon yang mendaftarkan diri sebagai calon kepala daerah wajib melakukan tes Covid-19. Adapun hasil tes dari pasangan Bambang Wisnu Handoyo-Benyamin Sudarmadi dinyatakan negatif.

Bakal Calon Bupati PDI Perjuangan, Bambang Wisnu Handoyo mengatakan, dirinya bersama Benyamin Sudarmadi telah melakukan tes swab Covid-19 empat hari yang lalu. Adapun hasilnya dinyatakan negatif dan dilampirkan dalam proses pendaftaran di KPU Gunungkidul. “Tes kami negatif,” katanya, Jumat (4/9/2020).

Menurut dia, hasil tes swab ini akan dijadikan surat pengantar pada saat proses tes kesehatan di RSUP Sardjito pada 9-10 September mendatang. “Kami akan persiapkan fisik untuk cek. Salah satunya untuk lari menggunakan treadmill,” ungkapnya.

Baca Juga: Hasil Swab Belum Keluar, Muslimatun-Amin Tak Jadi Daftar di Hari Pertama

Secara umum, BWH, sapaan akrabnya, memberikan respon yang positif atas layanan KPU selama proses pendaftaran. Menurut dia, pengecekan data kelengkapan persyaratan dilakukan secara langsung sehingga bisa mengetahui kelengkapan atau kekurangan dari berkas yang diserahkan. “Ini bagus, karena kami langsung tahu. Kalau ada yang kurang juga langsung diinformasikan untuk diminta koreksi,” katanya.

Dia menambahkan, untuk pendaftaran dilakukan di hari pertama pembukaan pedaftaran. Hal ini sesuai dengan instruksi dari DPP dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. “Saya manut arahan dari partai karena diminta mendaftar di hari pertama, maka kami melaksanakannya,” kata BWH.

Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan, untuk proses pelaksanaan pendaftaran bapaslon yang melibatkan rombongan banyak orang tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Setiap peserta yang ikut dalam rombongan akan dicek suhu badan terlebih dahulu, setelah itu juga diwajibkan memaki pelindung wajah. “Dalam rombongan juga harus jaga jarak sehingga tetap patuh pada protokol kesehatan,” katanya.

Dia pun berharap dengan penerapan protokol kesehatan bisa menjadi contoh yang baik kepada masyarakat berkaitan dengan upaya memerangi virus corona. “Harapannya masyarakat juga bisa patuh dan tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan pencegahan corona,” katanya.