FKY 2020 Hadirkan Dua Program Pertunjukan Pra Event

Konferensi Pers kegiatan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 dengan judul 'Akar Hening di Tengah Bising' di kompleks Disbud DIY, Senin (7/9/2020). - Dok
09 September 2020 03:17 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY) 2020 bakal menghadirkan dua program pertunjukan pra event. Pertama dengan program bertajuk 'local heroes' yang dibawakan oleh grup band kawakan The Produk Gagal pada Senin (7/9/2020) pukul 16.00 WIB. Kedua, yaitu 'Nafas Tanafas' yang dibawakan oleh Jamaluddin Latif, Wasis Tanata dan Ismoyo Adhi pada Senin (14/9/2020) pukul 16.00 WIB.

Kabid Adat Tradisi Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY, Eni Lestari, menjelaskan jika The Produk Gagal yang merupakan band jenaka asal Jogja ini akan hadir untuk memeriahkan gaung pra event FKY Mulanira 2 dengan tajuk local heroes.

Baca juga: Baru Dua Candi di Sleman yang Beroperasi

"Dikemas dalam aliran berasa orkes moral, nantikan tingkah laku mereka dan tentu saja dengan lagu-lagu humoris yang akan menghibur. Bisa disaksikan secara virtual melalui www.fkymulanira.com," ungkap Eni, Selasa (8/9/2020).

Lebih lanjut, program pra event kedua yaitu Nafas Tanafas merupakan pertunjukan kolaborasi lintas disiplin seni antara Jamaluddin Latif (Actor/Creator), Wasis Tanata (Drummer & Musician) dan Ismoyo Adhi (Photographer & Visual Artist) melalui gerak tubuh, bunyi dan visual di alam imajinasi yang dihadirkan secara 360°.

“Mengambil judul “Nafas Tanafas” sebagai pembacaan atas subjudul FKY 2020 “Akar Hening di Tengah Bising”. Bisa disaksikan secara virtual melalui www.fkymulanira.com,” ungkap Eni.

Baca juga: Syarat Bawa Surat Sehat Bagi Mahasiswa yang Ikut Kuliah Tatap Muka di Sleman Masih Berlaku

Sementara itu, Produser FKY Ifada Fauzia mengatakan jika FKY juga menghadirkan Radio FKY yang bakal on air pada 21 sampai dengan 26 September 2020. Live on air pertunjukan harian berbasis suara dan streaming dari Citraweb yang akan disiarkan virtual melalui www.fkymulanira.com.

Dengan narasumber dan talent adalah pelaku seni budaya yang dipilih oleh FKY dan pelaku seni budaya perwakilan dari Dinas Kabupaten atau Kota, Radio FKY akan disiarkan dari Radio Geronimo 106.1FM, Radio Swaragama 101.7FM, Radio Jogja Family 100.9FM, Radio GCD 98.6FM dan Radio Retjo Buntung 99.4FM.

"Radio FKY selama enam hari akan menghadirkan pertunjukan musik dan juga talkshow interaktif dengan nama-nama seperti: grup band FSTVLST, Bakudapan Food Study Grup, Iwan RS (Pendongeng), Waribi (Praktisi Pawang Hujan), Albert Deby (Pawang Nama), Agustin (Self Healing YOGA), Eka Zulkifar & Geast YK, DOM65, Lintang Enrico & XXL Chicken, Stand Up Comedy UNY, Forum Aktor Yogyakarta, Rudy Wiratama, Latief S. Nugraha, Rumah Dongeng Mentari, Jogja Koes Plus Community, AdakalaNya, Hasoe, Sindhen: Siswati Dancis, Wok the Rock dan Jaeko," jelasnya.

Khusus di Radio Retjo Buntung, FKY 2020 menghadirkan Sayembara Ketoprak oleh Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya dengan judul ‘Sumilaking Pedhut’. Kegiatan tersebut bakal disiarkan DocuSeries seputar Ketoprak Tobong dengan cerita-cerita dibalik pembuatan dan proses adaptif mereka dalam alih media dari pertunjukan ketoprak ke sandiwara radio yang akan ditayangkan melalui www.fkymulanira.com.

Adapun, kegiatan tersebut akan disiarkan tiga kali sehari dari tanggal 21 sampai dengan 26 September 2020 dengan hadiah menarik untuk para pendengar.

“Selain itu FKY 2020 juga menghadirkan program-program interaktif berupa talkshow dan penayangan program highlight pelaksanaan FKY 2020 baik dari provinsi maupun dinas kabupaten di Jogja TV. FKY TV akan hadir pada 21 sampai dengan 26 September 2020, setiap pukul 19.30 sampai dengan 20.30 WIB,” imbuh Ifada.

Ifada melanjutkan, pembukaan FKY 2020 sendiri akan digelar di Museum Sonobudoyo dan disiarkan secara langsung lewat laman website www.fkymulanira.com pukul 17.00 WIB yang kemudian akan menampilkan karya kolaborasi Landung Simatupang (teater), Kunto Aji (musik), Lintang Kenalirangkaipakai (seni rupa) dan Anter Asmoro Tedjo (Tari).

"Seniman-seniman lintas generasi dan lintas disiplin seni tersebut akan berkolaborasi menciptakan karya yang berangkat dari sebuah puisi berjudul “Langkah Tak Berhenti” karya Landung Simatupang," papar Ifada.

Puisi “Langkah Tak Berhenti” sendiri pernah memperoleh penghargaan sebagai pemenang dalam lomba penulisan puisi Jogja pada tahun 1978.

Sedangkan untuk highlight acara, FKY 2020 akan menghadirkan, pertama sayembara Ketoprak Tobong Kelana Bhakti Budaya ‘Sumilaking Pedhut’ di Radio Retjo Buntung 21-26 September 2020. Kedua, pertunjukan Orkes Musik Keroncong Sinten Remen feat Endah Laras ‘Ora Obah Ora Mamah’.

Acara tersebut ditayangkan dari Padepokan Seni Bagong Kussudiardja (PSBK) pada 24 September 2020. Pertunjukan musik ini bisa disaksikan secara virtual melalui www.fkymulanira.com. Terakhir, Web Binar Konferensi Pertunjukan dan Teater Indonesia.