Balita Kejang di Malam Hari, Pasien JKN Dapat Penanganan Cepat
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
Foto Ilustrasi wisatawan sedang berswafoto di sekitar Bendung Kamijoro. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak dipastikan akan memberikan hibah berupa bangunan dan tanah di Bendung Tegal senilai Rp159 miliar kepada Pemkab Bantul. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Bantul, Yitno, Jumat (11/9/2020).
Menurut dia, saat ini operasional dari bangunan dan tanah seluas kurang dari 1.000 hektare yang berada di Desa Kebonagung, Kecamatan Imogiri, Bantul ini masih dipegang oleh BBWS Serayu Opak. Awalnya, tanah dan bangunan ini sempat diminta oleh Dinas Pertanian Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) Bantul untuk dikelola. Namun, dalam perkembangannya, BBWS Serayu Opak justru akan melimpahkannya ke Pemkab Bantul.
BACA JUGA : Bendung Kamijoro Bakal Ditutup, Puluhan Hektare Lahan
“Jadi nilainya sekitar Rp159 miliar akan dihibahkan," kata Yitno, Jumat (11/9/2020).
Sebagai langkah awal, Yitno mengatakan, jawatannya mulai melakukan inventarisasi tanah di wilayah tersebut. Sebab, sejauh ini baru ada sekitar 7.500 meter tanah yang telah tercatat. Pencatatan dan perhitungan ini akan terus diselesaikan. Harapannya, sebelum cuti bupati dan wakil bupati, 26 September mendatang, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Bantul bisa menyelesaikan.
BACA JUGA : Pembangunan Bendungan Jowinantang Butuh Biaya Besar
Kepala DPPKP Bantul, Yus Warseno mengaku telah memiliki gambaran untuk pemanfaatan Bendung Tegal. Ada keinginan dari DPPKP untuk mengembangkan kawasan tersebut sebagai wisata air dan kuliner.
“Harapannya, produk pertanian seperti ikan nilai, udang galah yang kini dibudidayakan bisa tersalurkan,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seorang balita peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) datang dalam kondisi darurat pada tengah malam dan langsung mendapatkan penanganan cepat
akil Ketua DPRD DIY, Imam Taufik, mengajak petani milenial di Kalurahan Terbah, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul, untuk berani menanam komoditas bawang
Kunjungan wisatawan ke Kraton Jogja saat libur sekolah masih tinggi. Puncaknya lebih dari 4.000 pengunjung per hari didominasi wisatawan domestik.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Selasa 7 Juli 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
DPR mendukung Kejagung mengusut dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam kasus dugaan korupsi program Makan Bergizi Gratis.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 7 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 dengan pilihan perjalanan dari pagi hingga malam.