Jadwal SIM Keliling Jogja 11 Juli 2026, Ada Layanan Malam
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Ilustrasi pengolahan sampah./Pixabay
Harianjogja.com, SLEMAN—Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Dusun Tambakboyo, Condongcatur, Kepanewon Depok, batal. Sebab, warga di sekitar lokasi menolak rencana tersebut.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman Dwi Anta Sudibya mengatakan masyarakat di sekitar lokasi menolak rencana pembangunan TPST di Tambakboyo. Padahal, DLH sudah melakukan dua kali pertemuan dengan warga sebelum muncul penolakan.
BACA JUGA: UMY Sudah Mulai Kuliah Tatap Muka, Ini Ketentuannya
"Pertemuan dengan warga sudah dilakukan tetapi belum ada titik temu. Karena warga menolak, kami harus mencari lokasi alternatif lainnya. Karena di Sleman tengah [Tambakboyo] ditolak, alternatifnya nanti di Sleman Barat dan Timur," katanya, Selasa (15/9/2020).
Di Sleman Barat, lokasi yang menjadi calon pembangunan TPST berada di wilayah Minggir sementara di Sleman Timur calon lokasinya di wilayah Prambanan. Untuk Prambanan, pilihannya lokasinya berada di Kalurahan Sumberharjo atau Wukirharjo. "Untuk Sleman Barat, masih dilakukan penjajakan. Sudah ada Tim DLH yang melakukan penjajakan ke lokasi. Cuma sampai saat ini belum ada yang deal," katanya.
BACA JUGA: Muncul Wisata ala Jepang di Tepi Sungai Opak Bantul & Kini Viral
Pemkab, katanya, bergerak cepat mencari lokasi lain pembangunan TPST karena dana pembangunan sebesar Rp28 miliar sudah dianggarkan oleh APBN pada tahun depan. "Sebenarnya semua persyaratan sudah dilengkapi. Anggaran [APBN] sudah dialokasikan, hanya tinggal masalah lokasi," kata Dwi.
Pemkab tidak mempersoalkan reaksi penolakan warga terhadap pembangunan TPST di Tambakboyo tersebut. Pemkab menyadari TPST Tambakboyo berada di tengah permukiman.
BACA JUGA: Tak Pakai Masker di Kulonprogo, Puluhan Orang Diberi Sanksi Kerja Sosial
Terpisah, Kepala Kalurahan Condongcatur Reno Candra Sangaji mengakui rencana pembangunan TPST Tambakboyo urung dilakukan karena warga keberatan. “Kami juga tidak bisa memaksakan kehendak," ujarnya.
Pemkab Sleman sebelumnya juga pernah merencanakan pembangunan TPST di Kalurahan Madurejo, Prambanan. Sama halnya di Tambakboyo, rencana pembangunan TPST di Madurejo juga kandas karena ditolak oleh warga.
BACA JUGA: Ratusan Koperasi di Bantul Terdampak Pandemi
Berkaca dari pengalaman itu, DLH pun menyiapkan strategi untuk meyakinkan warga. "Nanti kalau lokasinya sudah disetujui, kami akan mengajak masyarakat untuk studi banding ke TPST yang sudah menerapkan teknologi, seperti di Bandung," kata Dwi.
Biaya studi banding, katanya, sudah dimasukkan dalam anggaran APBD Perubahan Sleman tahun ini. Hal itu dilakukan agar wawasan masyarakat di sekitar TPST bisa lebih luas dan tidak hanya membayangkan kondisi TPA Piyungan.
BACA JUGA: Begini Kondisi Ruang Perawatan Pasien Covid-19 di Gunungkidul
Kebutuhan TPST tersebut sangat mendesak jika melihat kondisi TPA Piyungan saat ini. Menurutnya, volume sampah di TPA Piyungan saat ini sudah melebihi kapasitas. "Dan Pemkab hanya bisa membangun TPST dengan mengandalkan dana dari pusat, APBN," katanya.
Meskipun belum mampu menyelesaikan permasalahan over kapasitas di TPA Piyungan, setidaknya TPST di Sleman bisa mengurangi beban volume sampah di lokasi tersebut.
"Kapasitas TPST di Sleman nanti untuk tahap pertama baru 60 ton sampah per hari dan tahap kedua dibangun sampai dengan 140 ton per hari. Kapasitas itu masih kecil dibandingkan produksi sampah harian di Sleman yang mencapai 600 ton," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM Keliling Jogja Juli 2026. Berikut rincian layanan yang bisa dimanfaatkan:
Media Vietnam The Thao 247 sebut Timnas Indonesia bakal turun dengan skuad terbaik di FIFA ASEAN Cup 2026. Maarten Paes hingga Jay Idzes siap bergabung.
Simak alasan teknis mengapa interval ganti oli mobil Eropa bisa mencapai 24.000 km, mulai dari presisi mesin hingga standar oli low-SAPS.
iOS 27 beta 5 mengungkap enam iPhone baru yang belum diumumkan Apple, termasuk iPhone Ultra yang disebut sebagai ponsel lipat pertama.
Anggota DPRD DIY, Rahayu Widi Nuryani, mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperkuat branding agar produk tidak hanya viral
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Kamis 13 Agustus 2026. Simak daftar harga jual dan buyback terbaru dari 0,5 gram hingga 1.00