Asyik...Cetak KTP di Bantul Bisa Lewat ‘ATM’

Ilustrasi. - JIBI/Solopos
23 September 2020 15:17 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Bupati Bantul Suharsono meresmikan dua Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Parasamya, Kompleks Pemerintahan Kabupaten Bantul, Rabu (23/9/2020). Dua ADM tersebut dapat mencetak sendiri semua dokumen kependudukan seperti Kartu tanda Penduduk Elektronik (KTP-EL), Kartu Keluarga (KK), Kartu Identitas Anak (KTA), akta kelahiran, hingga akta kematian.

ADM tersebut memiliki cara kerja layaknya anjungan tunai mandiri (ATM). Masyarakat tinggal login dan memasukan password yang sudah dimiliki pemohon, kemudian mencetak dokumen kependudukan yang diinginkan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengatakan ADM telah mengintegrasikan sumber daya manusia (SDM), alat, dan tata kelola administrasi kependudukan.

“Dengan ADM ini masyarakat tidak perlu lagi berduyun-duyun ke kantor Disdukcapil. Cukup akases sekali dilayani satu mesin ini, baik untuk KTP hilang, baru, rusak, atau mau cetak KIA, KK, akta kematian dan akta kelahiran,” kata Bambang, disela-sela peresmian ADM.

Keberadaan ADM tersebut juga dapat memangkas waktu karena pencetakan deokumen kependudukan hanya butuh waktu kurang dari lima menit. Meski bebas mencetak dokumen kependudukan kapan saja, namun pemohon tetap harus mengakses PIN dan Quick Response Code atau QR Code melalui kantor Disdukcapil atau aplikasi Dukcapil Smart Bantul terlebih dahulu.

PIN dan QR Code tersebut akan dikirimkan melalui nomor telepon dan email pemohon sebagai pintu akses ADM. “ADM ini hanya mesin cetak [dokumen kependudukan] prosesnya tetap harus lewat aplikasi atau Disdukcapil,” ucap Bambang.

Misalnya KTP hilang maka prosesnya tetap harus melapor kehilangan disertai surat keterangan kehilangan ke kantor Disdukcapil atau aplikasi Smart Dukcapil Bantul. Petugas Disdukcapil kemudian memperoses, lalu memberikan pilihan kepada pemohon untuk mencetak KTP dimana.

Bambang berharap ADM dapat meminimalisir layanan tatap muka terutama dimasa pandemi Coronavirus Disease atau Covid-19 ini. Sebab selama ini dalam sehari Disdukcapil bisa melayani sampai 400 pemohon layanan administrasi kependudukan seperti KTP, KK, KIA, akta kematian dan akta kelahiran.

Bupati Bantul Suharsono keberadaan ADM sebagai bagian dari CSR Bank BPD DIY tersebut dapat mempermudah masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan. Hal itu sudah sesuai dengan semangat perubahan dari Disdukcapil yang dulu dikenal lamban, berbelit-belit, dan prosedural, menjadi Disdukcapil yang mudah, cepat, responsif, dan transparan.

“Anjungan Dukcapil Mandiri yang bisa mencetak KK, KTP, KTA, akta kelahiran, dan akta kematian harus terus dioptimalkan karena selain memberikan kemudaha, terobosan ini sejalan dengan adaptasi kebiasaan baru pandemi Covid-19,” kata Suharsono.