Barisan Muda PAN Sleman Siap Menangkan KSP–Danang

Acara silaturahmi dan diskusi bersama pemuda-pemudi Moyudan dan Minggir Sleman yang tergabung dalam Barisan Muda PAN Sleman di RM Bale Bebakaran Godean, Sleman, Minggu (11/10/2020). - Istimewa/Dokumen BM PAN Sleman
13 Oktober 2020 21:37 WIB Yudhi Kusdiyanto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Bung Karno pernah berkata, Beri aku 1.000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya. Beri aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia. Kalimat itu bisa menggambarkan pemuda merupakan elemen yang penting untuk perubahan dalam kehidupan. Sejarah juga mencatat sejumlah peran pemuda dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Peran generasi muda dalam pembangunan juga tak kalah penting. Hal ini tak lepas dari jumlah pemuda yang besar disertai dengan potensi, kreativitas dan energi yang dimiliki yang begitu membara.

Potensi peran generasi muda dalam pembangunan ini muncul dalam acara silaturahmi dan diskusi bersama pemuda-pemudi Moyudan dan Minggir Sleman yang tergabung dalam Barisan Muda PAN Sleman di RM Bale Bebakaran Godean, Sleman, Minggu (11/10/2020). Dalam pertemuan ini banyak muncul gagasan, ide cerdas dan kreatif.

Ketua BM PAN Sleman, Raudi Akmal, menyatakan generasi muda milenial Sleman harus mengambil peran aktif dalam pembangunan di Sleman dengan segenap potensi yang dimilikinya, misalnya dalam penguasaan teknologi . “Jika mendengar kata teknologi, biasanya yang terlintas di benak adalah gadget, aplikasi atau software. Beberapa hal tersebut merupakan teknologi yang berada di sekitar kita, namun pemuda tidak boleh tutup mata terhadap teknologi di bidang lain seperti pertanian,” katanya, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Selasa (13/10).

Di dunia agrobisnis pertanian, misalnya, ada pembaruan teknologi dengan inovasi yang memudahkan para petani dalam memaksimalkan hasil pertaniannya.

Di Sleman sudah banyak teknologi baru yang ditemukan para petani milenial. Salah satunya pemanfaatan drone untuk penyemprotan pupuk dalam pertanian bawang merah di Kalasan,” ujarnya.

Hal ini merupakan bentuk sinergitas antara pemerintah dan petani milenial yang peduli terhadap pertanian dan perkembangan teknologi. Sinergitas ini membuktikan bahwa kreativitas para pemuda dan perhatian dari Pemkab Sleman bisa menjadi solusi pagi para petani untuk meningkatkan kualitas dan kesejahteraannya.

Sinergitas untuk kemajuan Sleman ini sangat relevan dengan misi pasangan Kustini Sri Purnomo–Danang Maharsa, dengan harapan Sleman ke depan dengan semangat Sesarengan Mbangun Sleman akan menuju kondisi yang lebih baik,” katanya.

Di akhir pertemuan, BM PAN Sleman Barat sepakat untuk bersama-sama bergandeng tangan bersama memenangkan pasangan nomor urut tiga dalam Pilkada Sleman, 9 Desember mendatang.