Diduga Ada ASN Tak Netral di Lingkungannya, Ini Langkah Disdikpora Bantul

Ilustrasi. - Antarafoto
25 Oktober 2020 12:47 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul terus mengimbau kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, untuk bersikap netral pada pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) 2020.

Langkah ini dilakukan menyusul ditemukannya, salah satu oknum ASN yang bekerja sebagai salah satu guru di Kecamatan Pajangan, yang mengunggah status di media sosial yang isinya memihak salah satu Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bantul.

Kepala Disdikpora Bantul Isdarmoko mengaku menyayangkan langkah yang dilakukan oleh oknum ASN di lingkungannya tersebut. Sebab, Disdikpora sejatinya telah jauh-jauh hari mengirimkan surat imbauan, baik dari Pemkab Bantul maupun Bawaslu yang meminta agar ASN netral. Selain itu, pihaknya juga telah melakukan penelusuran terkait oknum yang telah mengunggah status di media sosial tersebut.

Baca Juga: Waspada! BMKG: Ada Potensi Badai Tropis di Laut Selatan Jawa

“Hasilnya, dia sudah purnatugas, sejak September lalu. Dia adalah salah satu guru SD di Pajangan. Sejauh ini kami sudah mengimbau dan tidak ingin hal ini kembali terjadi. Kami akan kirimkan surat imbauan lagi ke masing-masing kepala sekolah di lingkungan kami agar ASN bersikap netral,” kata Isdarmoko, Minggu (25/10/2020).

Sementara Ketua Bawaslu Bantul Harlina mengakui sampai saat ini terus mendalami dugaan ketidaknetralan oknum salah satu ASN. Meski demikian, Harlina masih enggan secara rinci terkait dengan identitas dan ketugasan dari ASN yang diduga tidak netral tersebut.

Harlina juga mengatakan masih melakukan penyelidikan dan penelusuran terkait dugaan keberpihakan ASN di lingkungan Pemkab Bantul ini. Temuan ini berdasarkan dari hasil pengawasan yang telah dilakukan oleh Bawaslu Bantul selama ini.

"Masih akan kita lakukan penelusuran atau investigasi lebih lanjut terkait dengan ini. Baru akan kita panggil setelah kita memanggil pihak-pihak lain terlebih dulu," tegasnya.

Baca Juga: Komunitas Ini Sukses Sulap Limbah Organik Menjadi Cairan Serbaguna

Sedangkan Pjs Bupati Bantul, Budi Wibowo terus mengingatkan kepada semua ASN di wilayahnya untuk untuk netral dalam Pilkada. Budi Wibowo menyatakan tidak akan segan-segan untuk memproses sanksi jika mendapati ASN tidak netral.

“Kalau ada pelanggaran normatif harus kita tegakkan, tidak bisa tidak. Jika ada ASN tak netral tolong buktinya disampaikan kepada kami, kami akan koordinasi dengan Bawaslu untuk melalukan tindakan hukum,” ucap Budi.