Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang di Turi, Dirawat di RSUD Sleman
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Jalur pedestrian di Jalan Malioboro, Kamis (22/10/2020). /Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, UMBULHARJO—Pemerintah Kota Jogja memberikan respons terkait munculnya kritik dari masyarakat tentang penerapan uji coba rekayasa lalu lintas dalam menerapkan jalur pedestrianMalioboro. Kajian akan dilakukan untuk ketahui kelebihan dan kekurangan penerapan rekayasa lalu lintas.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti sampai saat ini masih mendukung kebijakan dari Pemda DIY atas uji coba rekayasa lalu lintas pendukung pedestrianisasi Malioboro. Meski sejak dua hari diterapkan banyak menuai kritik dan saran dari masyarakat. "Untuk Malioboro situasi yang sekarang saya mendukung kebijakan dari DIY dengan berbagai catatan yang akan kami kaji," katanya pada Kamis (5/11/2020).
BACA JUGA : Malioboro Akan Bebas Kendaraan Selama 2 Pekan
Salah satu hal bakal dikaji khususnya berkaitan aktivitas perekonomian di Malioboro. Terlebih dari dampak sepinya pengunjung. Berkaitan dengan situasi keramaian Malioboro Ini Haryadi berharap agar bisa tetap terjaga. "Ya itu kmia dengar semua itu, kita kaji, sekarang jadi kan sepi, sepinya kegiatan ekonomi kok malah jadi terganggu," ujarnya.
Haryadi akan melakukan kajian terkait penerapan jalur pedestrian tersebut. Rencananya pekan depan hasil kajian penerapan pedestrianisasi Malioboro menuju kawasan heritage akan dipaparkan. "Ya kita uji coba, lebih lanjut senin setelah saya kaji saya sampaikan rencana pedestrianisasi Malioboro menuju kawasan heritage Jogjakarta," jelasnya.
BACA JUGA : Belum New Normal, Malioboro Sudah Diserbu Pelancong
Haryadi mengakui pihak berkepentingan dalam konteks penerapan jalur pedestrian Malioboro menuju kawasan heritage. "Supaya ekonomi maju, sosial maju. Jadi ini tidak langsung dibandingkan antara heritage dan ekonomi, sebenarnya komplementer [saling melengkapi] tapi jangan diadukan, sini munggah sini anjlok," katanya
Ketua Paguyuban Pelukis, Perajin, dan PKL Malioboro - Ahmad Yani (Pemalni), Slamet Santoso mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama komunitas di Malioboro akan mengajukan nota keberatan. Adapun isi dari nota tersbut salah satunya keberatan jika uji coba rekayasa lalu lintas pendukung pedestrianisasi Malioboro diadakan sampai 15 November. Dia mengajukan jika uji coba hanya dilakukan lima hari kedepan terhitung dari hari pertama.
"Karena sangat terasa dampaknya luar biasa terhadap pemasukan-pemasukan yang ada di kawasan Malioboro. Dengan kondisi seperti ini kawasan Malioboro sangat susah, terutama yang angkutan barang, loading barang. Pihak toko-toko juga keberatan untuk loading barang-barang," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemotor di Turi, Sleman, tertimpa pohon melinjo setelah pohon kelapa roboh. Korban masih menjalani perawatan di RSUD Sleman.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi meminta perguruan tinggi mengintegrasikan sains, agama, dan Pancasila untuk mencetak SDM unggul.
Kredivo menghentikan sementara penagihan dan menonaktifkan debt collector usai dugaan pelanggaran penagihan di Purworejo.
Film dokumenter Jalan Pulih terkurasi di Djourno Fest 2026. Karya ini mengangkat perjuangan perempuan dengan disabilitas psikososial dan makna pemulihan.
Dewan Pendidikan DIY menyoroti dugaan ketidaksetaraan fasilitas belajar siswa non muslim di SMA Negeri dan meminta seluruh sekolah memenuhi hak belajar setara.
Destry Damayanti ditunjuk sebagai Gubernur sementara BI. LHKPN mencatat total harta kekayaannya mencapai lebih dari Rp100,236 miliar.