Kisah Disabilitas: Berawal dari Servis, Kini Miliki Toko Elektronik
Pasangan suami istri penyandang disabilitas, Wahyu Slamet, 45, dan Nunung Prihatini, 41, kini berhasil memiliki toko elektronik sekaligus membangun rumah
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, BANTUL-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menjamin setiap tahapan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Bantul berjalan sehat dan aman. Protokol kesehatan akan dijalankan setiap tahapan pilkada sampai proses pemungutan suara.
Komisioner KPU Bantul, Divisi Sosialisasi, Patisipasi Masyarakat, Pendidikan Pemilih, dan Pengembangan SDM, Musnif Istiqomah, mengatakan Pilkada Bantul saat ini memang diselenggarakan bukan tanpa tantangan.
Pandemi Covid-19, kata dia, menjadi alasan seseorang enggan datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS ) karena alasan keselamatan. Legitimasi hasil pemilihan pun menjadi taruhan karena tingkat partisipasi diragukan.
Baca juga: Selain Covid-19 Waspadai Juga DBD
“Menjadi kewajiban penyelenggara untuk menjamin tahapan pemilihan berjalan sehat dan aman. Aman bagi penyelenggara, aman bagi pemilih dan aman bagi peserta pemilihan,” kata Musnif, Saat dihubungi Kamis (19/11/2020).
“Protokol kesehatan menjadi bagian lazim yang kita terapkan. TPS aman kita siapkan dengan standar protokol pencegahan Covid-19. Masyarakat tak pelu lagi gamang atau merasa tak aman. Lima menit kita di bilik suara menentukan bantul lima tahun ke depan,” tambah Musnif.
Prototokol kesehatan yang disiapkan KPU Bantul di antaranya adalah, pemilih yang datang ke TPS wajib mengenakan masker; menjaga jarak; sebelum dan sesudah mencoblos tersedia tempat cuci tangan; ada pengukuran suhu tubuh saat masuk ke TPS. Selain itu pemilih akan diberikan sarung tangan plastik saat hendak mencoblos.
Kemudian setelah mencoblos, pemilih tidak lagi mencelupkan jari ke dalam tinta melainkan akan diteteskan tinta tanda sudah mencoblos oleh petugas; maksimal jumlah pemilih di tiap TPS dibatasi 500 orang; petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS juga dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD).
Baca juga: Sejumlah ASN Terinfeksi, Gugus Tugas DIY Minta Prokes di Perkantoran Diperketat
Untuk menghindari antrian, jadwal kedatangan pemilih akan diatur dalam surat pemberitahuan pemilihan. Dalam surat tersebut akan diberitahu untuk makai masker, membawa pulpen dan identitas diri, lalu TPS akan disemprot secara berkala.
“Terdapat bilik khusus bagi pemilih bersuhu tubuh di atas 37,3 derajat celcius. Jangan berkerumun dan hindari kontak fisik selama di TPS,” kata Musnif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasangan suami istri penyandang disabilitas, Wahyu Slamet, 45, dan Nunung Prihatini, 41, kini berhasil memiliki toko elektronik sekaligus membangun rumah
WBA mewajibkan Anthony Cacace mempertahankan gelar kelas super bulu melawan Elnur Samedov sebelum 14 Juli 2026.
Bocoran iOS 27 menyebut iPhone 11 series dan iPhone SE 2020 tidak lagi mendapat pembaruan. Apple akan mengumumkannya di WWDC 2026.
Menaker Yassierli menegaskan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kini mencapai 47,2 juta pekerja.
Hasto Kristiyanto menyoroti pelemahan rupiah dan kasus korupsi saat peringatan hari lahir Bung Karno ke-125.
Kebakaran Al Hidayah Tower Makkah memicu evakuasi jemaah haji Indonesia. PPIH memastikan seluruh jemaah selamat tanpa korban.