Kustini-Danang Siap Rangkul Seluruh Organisasi Keagamaan di Sleman

Kustini Sri Purnomo saat bertemu pengurus Majelis Tafsir Alqur'an (MTA) Perwakilan DIY di Maguwoharjo, Depok, Kamis (19/11/2020). - Istimewa
27 November 2020 23:12 WIB Yudhi Kusdiyanto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Calon Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengunjungi Kantor Majelis Tafsir Alqur'an (MTA) Perwakilan DIY di Maguwoharjo, Depok, Kamis (19/11/2020). Dalam pertemuan yang digelar, Kustini dan pengurus MTA DIY di antaranya Emut Khoiri, Widiartanto, Sri Mulyana, Medi dan Misbah, berdiskusi soal pembangunan di Sleman ke depan. Dalam pertemuan itu, Kustini menyatakan siap merangkul seluruh organisasi keagamaan yang ada di Sleman.

Sekretaris Tim Pemenangan Kustini-Danang, Abdul Kadir, menuturkan banyak prestasi yang dicapai Kustini selama hampir tiga periode menjadi Ketua PKK dan Ketua Dekranasda Sleman mendampingi Sri Purnomo. Beberapa di antaranya membangun beberapa desa kreatif dan cerdas, serta menginisiasi lahirnya batik Parijoto Sleman.

"Batik Parijoto inisiasi Kustini melalui lomba nasional desain batik hingga menghasilkan juara yang ditetapkan sebagai batik Sleman, lengkap dengan HAKI-nya. Kustini juga membuat senam kreasi Sleman Sembada agar warga semakin bersemangat berolahraga," kata Abdul Kadir, seperti dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (27/11/2020).

Dalam pertemuan itu, Kustini menyampaikan beberapa program yang dijalankannya mampu menggerakkan partisipasti masyarakat secara luas untuk menumbuhkan ekonomi di tingkat bawah. Ke depan dirinya siap membangun Sleman dari pinggiran, yakni dengan memberdayakan desa dengan memaksimalkan potensi lokal yang ada. "Nanti bisa dilakukan dengan lomba desa yang menampilkan potensi UMKM. Ke depan kami siap memfasilitasi dan mendampingi pengembangan UMKM," ujar Kustini.

Di bidang keagamaan, Kustini siap merangkul seluruh organisasi keagamaan yang ada di Sleman. Selain itu, rais yang bisa memberikan kenyamanan kepada masyarakat untuk beribadah bakal mendapat tali asih.

"Kami siap membantu mengembangkan pendidikan di pondok pesantren, sekaligus memberikan bantuan teknis untuk perizinan pengembangan. Sarana ibadah dan sekolah keagamaan juga terus kami kembangkan," kata Kustini.

Ketua Perwakilan MTA DIY, Emut Choiri, menuturkan saat ini ada 17 cabang MTA di Sleman dari total 83 cabang MTA di DIY. MTA DIY, menurut Emut, siap mendukung pencalonan Kustini-Danang Maharsa dalam Pilkada 2020. "Kami mendukung pencalonan Kustini-Danang. Yang terpenting bagi kami dakwah tetap bisa berjalan," ujar Emut Choiri.