DPRD Gunungkidul Akan Bangun Gedung Baru Senilai Rp9 Miliar

Badan Musyawarah DPRD Gunungkidul menggelar rapat untuk menentukan pelaksanaan reses di masa sidang ketiga 2020 di Gedung DPRD Gunungkidul, Kapanewon Wonosari, Senin (28/9/2020).-Harian Jogja - Ist
07 Desember 2020 08:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Anggota DPRD Gunungkidul bakal memiliki gedung baru. Hal ini tertuang dalam draf Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2021 yang telah disepakati bersama antaran pimpinan dewan dan bupati.

Wakil Ketua DPRD Gunungkidul, Heri Nugroho mengatakan, wacana membangun gedung baru sudah disuarakan sejak lama. Meski demikian, realisasi baru akan dilaksanakan mulai tahun depan. “Sudah masuk dalam APBD 2021, tapi masih menunggu evaluasi dari gubernur,” kata Heri kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).

Menurut dia, didalam perencanaan dialokasikan anggaran sekitar Rp9 miliar. Hanya saja, untuk detail dan bentuk dari bangunan diserahkan sepenuhnya kepada Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) selaku organisasi perangkat daerah (OPD) teknis. “Detailnya ada disana,” katanya.

BACA JUGA : Umiyati Resmi Gantikan Anton Supriyadi di DPRD Gunungkidul

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris DPRD Gunungkidul, Agus Hartadi. Menurut dia, pembangunan gedung baru sudah masuk perencanaan di tahun depan. Namun, untuk pembangunan kewenangan berada di OPD yan mengurusi masalah infrastruktur. “Kami hanya menerima jadi. Sebab untuk perencanaan dan pembangunan ada di DPUPRKP,” kata Agus.

Menurut dia, untuk gedung DPRD, kesekretariatan sudah memiliki maket perencanaan pembangunan. Meski demikian, perencanaan tersebut belum sempat direalisasikan hingga sekarang. “Untuk desainnya kami serahkan ke DPUPRKP. Yang jelas, tahun depan ada rencana pembangunan,” katanya.

Kepala Bidang Cipta Karya, DPUPRKP Gunungkidul, Agus Subaryanta membenarkan adanya rencana kegiatan pembangunan gedung DPRD dengan pagu anggaran sekitar Rp9 miliar. Hanya saja, untuk kepastian masih menunggu evaluasi APBD 2021 dari Gubernur DIY. “Memang masuk perencaan, tapi kepastian masih menunggu evaluasi turun,” kata Agus.

BACA JUGA : Bupati dan DPRD Gunungkidul Lolos dari Sanksi Penundaan

Disinggung mengenai bentuk dan desain bangunan, ia belum bisa memberikan penjelasan pasti. Ia berdalih untuk saat ini masih dalam proses penyusunan detail engineering design (DED) sebagai langkah awal dalam pembangunan.

Menurut dia, setelah proses perencanaan ini selesai akan diketahui secara pasti desain hingga rencana anggaran yang dibutuhkan untuk membangun gedung baru tersebut. “DED masih disusun sehingga kebutuhan anggaran pasti masih dalam perhitungan,” katanya.