Advertisement

Tak Ada Acara di Malioboro Saat Natal dan Tahun Baru

Sirojul Khafid
Senin, 14 Desember 2020 - 17:37 WIB
Bhekti Suryani
Tak Ada Acara di Malioboro Saat Natal dan Tahun Baru Sejumlah pengunjung berjalan di kawasan Malioboro pada saat uji coba Malioboro bebas kendaraan bermotor, Rabu (11/11/2020). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA– Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro tidak akan keluarkan izin atau merekomendasikan acara pada Natal dan Tahun Baru di kawasan Malioboro. Menurut Kepala UPT Malioboro Ekwanto, hal ini merupakan kebijakan untuk menghindari penyebaran Covid-19.

Di hari pergantian tahun, petugas keamanan juga akan turun dalam kekuatan penuh. Akan ada 110 personil Jogoboro termasuk bantuan dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Perlindungan Masyarakat dari tiga kapanewon setempat. Total personil sekitar 400 orang. “Jam 21.00 atau 22.00 WIB ke atas di hari pergantian tahun, pengunjung tidak boleh berhenti di jalur cepat Malioboro untuk duduk-duduk stagnan atau menanti jam 00.00 WIB. [Apabila ada orang yang berhenti] pasti akan dihalau oleh petugas untuk jalan terus,” kata Ekwanto saat dihubungi secara daring pada Senin (14/12/2020).

Advertisement

Selain itu, setelah tanggal 24 Desember 2020, penyemprotan disinfektan akan dilakukan setiap hari. Sebelum tanggal tersebut, penyemportan hanya berlangsung seminggu sekali. Terdapat pula 40 wastafel dengan masing-masing berisi tiga kran air di sepanjang Malioboro. Agar pengunjung tetap menjaga jarak, di separuh kursi trotoar terdapat tanda tidak boleh duduk. “Gate Zonasi sudah kami perbarui, termasuk adanya thermo gun berdiri [untuk cek suhu] yang dipegang oleh patung Bregodo. Hal itu sekaligus menambah nuansa budaya di Malioboro,” kata Ekwanto.

Radio UPT Malioboro akan dioptimalisasi dalam memberikan informasi dan himbauan. Pengawasan akan semakin diperketat dengan 14 CCTV di berbagai titik Malioboro.

Pada pantauan Harian Jogja pada Minggu (13/12/2020), masih banyak terdapat kerumunan di kawasan Malioboro. Beberapa pedagang juga terlihat membuka masker untuk menawarkan dagangannya pada pengunjung. Beberapa kursi trotoar yang seharunya diisi satu orang juga terlihat dipakai dua orang. Petugas keamanan tidak terlihat di semua titik orang yang berkurumun untuk mengingatkan. “Itu sudah kegiatan rutin. Ada petugas dari Tim Gugus Covid-19 Kota Jogja untuk mengurai kerumunan, edukasi bermasker, dan jaga jarak,” kata Ekwanto terkait adanya kerumunan di Malioboro.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Cek Jadwal KRL Jogja-Solo 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 5 hours ago
OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

OPINI: Gaji ke-13 Anda Untuk APA?

Jogjapolitan | 5 hours ago
Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Top 7 News Harianjogja.com 1 Juli 2022

Jogjapolitan | 5 hours ago

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Telkom Kembali Raih The Grand Stevie Award for Organization of The Year

News
| Jum'at, 01 Juli 2022, 13:42 WIB

Advertisement

alt

Ubud Terbaik ke-6 Destinasi Dunia untuk Solo Traveler

Wisata
| Jum'at, 01 Juli 2022, 11:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement