Jelang Libur Nataru, YIA Perketat Pemantauan Penumpang

PTS General Manager YIA, Taochid Purnama Hadi saat melakukan pengecekan kondisi posko angkutan libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di YIA, Kamis (17/12/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara.
17 Desember 2020 14:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--PT. Angkasa Pura 1 (AP1) telah menyiapkan posko untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di Yogyakarta International Airport (YIA), Kapanewon Temon, Kulonprogo.

Personel yang ditugaskan di posko ini untuk memperketat pemantauan seluruh area bandara guna memastikan penerapan protokol kesehatan benar-benar dipatuhi.

"Nanti petugas posko akan melakukan monitoring dan apabila ada penumpang berkerumum harus diingatkan agar jaga jarak, pun demikian dengan penumpang yang tak pakai masker juga diingatkan. Terus juga jika ditemukan hambatan terhadap layanan di lapangan, akan langsung ditangani," kata PTS General Manager YIA, Taochid Purnama Hadi seusai apel pembukaan posko di YIA, Kamis (17/12/2020) pagi.

BACA JUGA : Penumpang di YIA Diprediksi Naik 25 Persen saat Libur Nataru

Posko yang berlokasi di depan pintu masuk terminal keberangkatan domestik YIA ini akan beroperasi mulai 18 Desember sampai dengan 4 Januari 2021. Pembukaan posko ini merupakan instruksi dari Kementrian Perhubungan dan direktur operasi AP 1 sebagai upaya mengantisipasi peningkatan jumlah pengguna jasa penerbangan selama libur natal dan tahun baru.

"Kami harus menyiapkan posko karena diprediksi ada pertumbuhan penumpang sampai 30 persen, kemudian pergerakan pesawat naik 39 persen, serta jasa kargo juga diprediksi melonjak 14 persen. Prediksi peningkatan ini bukan dari kondisi normal melainkan berkaca pada liburan pajang Maulid Nabi kemarin," kata Taochid

Lebih lanjut Taochid menerangkan, rata-rata jumlah penumpang di YIA saat ini berkisar 8.000 orang per hari, sehingga diperkirakan saat nataru nanti bisa mencapai 10.000 orang. Untuk penerbangan, saat ini ada 50 penerbangan per hari, dan pada nataru diprediksi bisa sampai 60 sampai 65 pergerakan pesawat.

BACA JUGA : Anak Perusahaan AP 1 Luncurkan PASS di YIA, Ini Manfaatnya

Jumlah itu diperkirakan akan terus bertambah karena maskapai Air Asia telah mengajukan penerbangan tambahan sebanyak enam penerbangan. "Untuk rute favorit tetap dari dan ke Jakarta," ujar Taochid.

Adapun lonjakan penumpang diprediksi mulai terjadi pada H-1 libur Nataru atau 23 Desember 2020. Sementara untuk arus balik diperkirakan terjadi peningkatan pada H+3 atau 4 Januari 2021.

Disinggung mengenai adanya syarat rapid antigen, Taochid menjelaskan pihaknya masih menunggu instruksi dari Kemenhub. Dijelaskan untuk saat ini baru Bandara Ngurah Rai Bali, yang menerapkan hal itu karena ada permintaan dari Gubernur Bali, sedangkan bandara lain belum.

"Kalau kami sih berharap edaran itu [kewajiban Rapid Antigen] tak keluar karena ini saatnya AP bisa menerima atau melayani tamu dengan baik sesuai prokes, makanya ada petugas posko yang selalu memonitor dan mengatur prokes di bandara," ujarnya.

Sementara itu Airport Planning Safety Health Enviroment Quality & Risk Management Senior Manager YIA, Bambang Triyono mengatakan pihaknya telah siap memberikan layanan terbaik kepada para pengguna jasa penerbangan selama libur nataru.

BACA JUGA : Begini Cara Pemkot Jogja Membatasi Jumlah

Seluruh stakeholder terkait telah dikomunikasikan soal ini agar bersiap menyambut kedatangan penumpang. "Dalam pelaksanaannya nanti kami juga tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19," ucapnya.