Pagi Ini, Terjadi Awan Panas Merapi Mengarah ke Hulu Kali Krasak

Awan panas merapi yang terjadi pada Kamis (7/1/2021) pukul 08.02 WIB. - Twitter @BPPTKG
07 Januari 2021 09:50 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitasnya. Terjadi awan panas guguran Merapi pada Kamis (7/1/2021) pukul 08.02 WIB. Awan panas ini mengarah ke hulu Kali Krasak.

Berdasarkan keterangan BPPTKG awan panas guguran terjadi pada pagi ini pukul 08.02 WIB. Awan panas ini tercatat pada seismogram dengann amplitudo maksimal 28 milimeter dan durasi 154 detik. Awan panas ini tampak meluncur ke hulu Kali Krasak.

BACA JUGA : Semalam, Guguran Lava Pijar Meluncur 6 Kali dari Puncak

“Terjadi awan panas guguran di Gunung Merapi tanggal 7 Januari 2021 pukul 08.02 WIB. Awan panas tercatat di seismogram dgn amplitudo maks 28 mm dan durasi 154 detik. Cuaca berawan di sekitar Merapi, terlihat awanpanas meluncur ke hulu Kali Krasak,” cuit akun twitter @BPPTKG, Kamis (7/1/2021) pukul 09.46 WIB.

Sebelumnya Gunung Merapi mengeluarkan guguran lava pijar sebanyak sembilan kali pada Kamis (7/1/2021) pagi pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB. Sedangkan untuk periode penamatan Rabu (6/1/2021) pukul 18.00 WIB hingga 24.00 WIB lava pijar tidak teramati.

Kondisi Merapi Kamis pagi periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat. Suhu udara 14-20 °C, kelembaban udara 72-90 %, dan tekanan udara 565-685 mmHg.  Secara visual gunung terlihat jelas, kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas sedang hingga tebal dan tinggi 100 m di atas puncak kawah. Pada periode pengamatan ini terjadi guguran lava pijar sembilan kali.

BACA JUGA : Teramati 9 Kali, Guguran Lava Pijar Merapi Mengarah ke Kali

“Guguran lava pijar teramati sembilan kali dengan jarak luncur maksimal 500 meter mengarah ke kali Krasak [pada periode pengamatan pukul 00.00 WIB hingga 06.00 WIB Kamis],” terang Kepala BPPTKG Hanik Humaida, Kamis (7/1/2021).

Aktivitas kegempaan Kamis pagi terpantau guguran terjadi 21 kali dengan amplitudo  4-34 mm dan durasi antara 16 detik hingga 76 detik. Gempa embusan terjadi 26 kali dengan amplitudo antara 2-5 mm dan durasi 9 detik sampai 42 detik. Gempa fase banyak terjadi 70 kali dengan durasi antara 3 sampai 25 detik dan gempa vulkanik dangkal terjadi 13 kali amplitude 40-75 mm dengan durasi antara 12 detik hingga 29 detik.