Berkunjung ke Jogja, Menkes: Tiap Liburan Kasus Covid-19 Melonjak 40%

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin/Antara
28 Januari 2021 18:27 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Lonjakan kasus covid-19 saat ini dinilai merupakan dampak dari libur panjang akhir tahun, lantaran tingginya mobilitas masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin saat berkunjung ke Kantor Gubernur DIY, Kamis (28/1/2021).

Ia menuturkan pada November 2020, kasus aktif nasional masih berkisar 50.000 kasus. Namun dalam dua bulan terakhir, terjadi lonjakan kasus aktif cukup signifikan menjadi lebih dari 140.000 kasus. “Saat libur jangan terlalu mobilitas tinggi. Setiap liburan kasus aktif naik 40 persen,” katanya.

BACA JUGA: Diduga Melanggar Instruksi Bupati, Pemkab Bantul Bidik Warung Sate Klathak

Dari total kasus aktif kata dia, setidaknya 30% di antaranya membutuhkan perawatan rumah sakit non kritikal dan 5% membutuhkan perawatan kritikal. Jika dalam kondisi 50.000 kasus Indonesia membutuhakn setidaknya 15.000 bed non kritikal, maka saat kondisi 140.000 kasus kita membutuhkan setidaknya 42.000 bed non kritikal.

Kepada masyarakat ia mengingatkan rumah sakit adalah penanganan Covid-19 paling ujung. Sampai kapan pun tidak akan pernah cukup kalau kasus aktif terus naik. “Maka kita harus mengurangi mobilitas kita supaya kasus bisa turun kembali supaya nakes tidak terlalu berat.” Ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan, pihaknya akan mengeluarkan relaksasi bagi lulusan sekolah kesehatan yang belum memiliki sertifikat standard tenaga kesehatan untuk bisa langsung bekerja di rumah sakit.

“Relaksasi khusus masa pandemi, tenaga kesehatan yang sudah lulus sekolah bisa masuk rumah sakit tanpa menunggu adanya sertifikat tersebut. Dengan demikian ada sekitar 10.000 tenaga kesehatan yang bisa masuk rumah sakit,” ungkapnya.