Hujan Deras, Sejumlah wilayah di Sleman Dilanda Bencana Alam

Ilustrasi angin kencang. - JIBI
31 Januari 2021 22:17 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Sleman, Minggu (31/1/2021) mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Selain itu, bencana longsor juga dilaporkan terjadi di Prambanan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan mengatakan hujan deras dan angin kencang mengakibatkan kejadian di beberapa titik wilayah di Sleman. Hingga berita ini diturunkan, setidaknya terdapat 10 titik pohon yang tumbang menyebabkan 7 rumah warga mengalami rusak ringan dan satu rumah lainnya rusak berat.

Harianjogja.com, SLEMAN--Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah Rambat Sihono di Dusun Morangan Sindumartani, Ngemplak. Rumah yang tertimpa pohon mengalami rusak berat mengalami kerusakan di bagian atap. "Ini akibat dua batang pohon yang roboh menimpa bagian atap rumah. Meski begitu tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," katanya, Minggu (31/1/2021).

Selain itu, pohon tumbang juga menimpa rumah milik Heri Kiswanto, warga Jaranan Argomulyo Cangkringan. Kerusakan rumah masih tergolong ringan. Rumpun bambu juga dilaporkan tumbang dan menutup akses jalan Geblok di Kepuharjo, Cangkringan. Pohon tumbang juga merusak rumah warga di Klancingan Widodomartani Ngemplak, Punthuk Umbulmartani Kalasan, Pucangan Widodomartani Ngemplak, Kalimanggis Sindumartani Ngemplak, Purworejo Hargobinangun Pekam dan Klidon Sukoharjo Ngaglik.

"Untuk penanganan dan evakuasi pohon yang tumbang sebagian sudah dilakukan dan sebagian lagi masih dalam proses," kata Makwan.

Hujan yang turun dengan intensitas sedang hingga tinggi di wilayah Prambanan pada Sabtu (30/1/2021) juga menimbulkan bencana tanah longsor di Dusun Sendang Gayamharjo. Tidak ada korban jiwa pada peristiwa itu.

Makwan menjelaskan bencana tanah longsor terjadi sekitar pukul 05.00 WIB di RT 05 RW 02 Sendang, Gayamharjo, Prambanan. Penyebabnya, katanya, hujan deras yang terjadi dalam beberala hari terakhir menyebabkan tebing di dusun tersebut longsor menimpa rumah warga.

Material longsor sepanjang 15 meter setinggi enam meter, kata Makwan menimpa bangunan utama dan dapur milik Suradi, 42, warga setempat. Sejumlah peralatan dapur ikut tertimpa material longsor, beberapa genteng pecah dan usuk dan reng patah atap rumah. "Yang kena bagian dapur. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Penghuni rumah semuanya selamat. Penyebabnya hujan yang terjadi sehari sebelumnya," kata Makwan.

Akibat longsor yang terjadi pada Sabtu (30/1/2021), kata Makwan, ada potensi ancaman susulan di lokasi tersebut. Ancaman longsoran susulan yang diprediksi seluas enam meter persegi (3x2 meter), disebabkan adanya rekahan 30 cm di bagian atas bukit. "Bila terjadi hujan bisa menyebabkan longsoran susulan. Dan di atas masih ada satu rumah warga yang rentan longsor," jelas Makwan.

Saat ini, katanya, tim TRC BPBD Sleman, Relawan Kebencanaan dari Komunitas relawan Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Bandung Bondowoso Prambanan dan warga sekitar berupaya membersihkan material longsoran. "Selain pembersihan material longsoran juga dibutuhkan pemasangan bronjong karena setiap tahun di lokasi tersebut terjadi longsor.

"Minggu ini dilakukan gotong-royong warga dengan membersihkan material dan pembuatan selokan," katanya.