Harap Sabar, Vaksinasi Pelayan Publik di Kulonprogo Ditarget Maret 2021

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada nakes di Puskesmas Kalibawang, Kapanewon Kalibawang, Kulonprogo, Selasa (2/2/2021). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
15 Februari 2021 08:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Vaksinasi Covid-19 bagi Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Kulonprogo hampir rampung. Selanjutnya gugus tugas setempat bersiap melakukan vaksinasi bagi petugas pelayanan publik.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kulonprogo, Baning Rahayujati mengatakan pemberian dosis pertama bagi SDM kesehatan di kabupaten ini hingga Sabtu (13/2/2021) sudah mencapai 2.632 orang atau 75,2 persen dari target sasaran sebanyak 3.499 orang. Adapun dari total sasaran yang melakukan registrasi ulang sebanyak 3.303 dan dari jumlah itu 395 orang ditunda vaksinasi, 276 tidak memenuhi syarat, sisanya mendapat vaksin.

"Bila dihitung dengan sasaran awal sebesar 3.113 sesuai perhitungan kebutuhan vaksin, maka capaian vaksinasi dosis 1 tahap 1 untuk tenaga kesehatan adalah 84,6%," ujar Baning, kepada wartawan, Minggu (14/2/2021).

Baca juga: Perpanjangan PTKM Ketiga di Bantul Masih Ada Banyak Pelanggaran

Baning optimistis pemberian vaksin dosis kedua yang akan berlangsung secara bertahap mulai pekan ini dapat selesai pada akhir Februari mendatang, untuk kemudian dilanjutkan vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik.

Dijelaskan sesuai arahan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) RI, vaksinasi tahap kedua menyasar petugas pelayanan publik yang rencananya di Kulonprogo berlangsung pada Maret-April 2021.

Pada pekan lalu, tepatnya Kamis (11/2/2021) gugus tugas telah berkoordinasi dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), lembaga dan institusi pemerintahan di kabupaten ini terkait pendataan awal sasaran vaksinasi. Berapa jumlahnya? Baning belum bisa membeberkan karena masih proses penghitungan.

Baca juga: Terpapar Corona, Lurah Condongcatur Isolasi di Rumah

"Tahap dua kami belum bisa hitung, masih menunggu laporan, tapi kalau dihitung untuk ASN saja di Kulonprogo sudah sekitar 8.000-an, belum nanti tambah tenaga kontrak, perangkat desa, satgas level desa, BUMD, TNI dan Polri," ujarnya.

Selain petugas pelayanan publik, vaksinasi tahap kedua ini rencananya juga menyasar kalangan yang memiliki mobilitas tinggi dan atau berinteraksi dengan banyak orang, seperti pengelola wisata, pedagang pasar, hingga insan pers.

"Untuk lokasi vaksinasi ini [petugas pelayanan publik] masih sama seperti SDM kesehatan kemarin, yaitu di 21 puskesmas, dua RSUD dan Klinik Bhayangkara Kulonprogo," ujarnya.