Pemkab Kulonprogo Dorong Budidaya Perikanan

Panen ikan nila. - Ist/dok
25 Februari 2021 09:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KALIBAWANG--Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kulon Progo menggelar tebar perdana benih dan panen lele, di Kolam Budidaya Pokdakan Alam Tirto, Dusun Duwet II, Kalurahan Banjarharjo, Kapanewon Kalibawang, pada Selasa (23/2/2020) lalu. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka pengembangan kapasitas pembudidaya ikan kecil dan program pemberdayaan pembudidaya ikan kecil sehingga mampu meningkatkan produksi ikan.

Bupati Kulon Progo Sutedjo mengatakan sektor perikanan memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan, di satu sisi merupakan sektor penggerak perekonomian masyarakat, apabila dikelola secara benar melalui cara penangkapan dan cara budidaya yang baik, sehingga dapat memperoleh keuntungan. Dilain sisi, ikan merupakan sumber makanan yang penting untuk dikonsumsi, karena memiliki kandungan gizi yang tinggi.

BACA JUGA : Sempat Terseok-seok Akibat Pendemi, Perikanan Budidaya

“Oleh karena itu sangat tepat budidaya ikan terus dikembangkan, karena ikan konsumsi akan terus dibutuhkan oleh masyarakat sebagai salah satu sumber pangan, semoga bisa membangkitkan semangat para pokdakan penerima bantuan untuk mengembangkan usahanya dan meningkatkan kesejahteraan.” ujar Sutedjo pada Selasa (24/2/2021).

Sutedjo menambahkan dalam pengembangan perikanan budidaya, salah satu masalah adalah pemasaran hasil produksi. Sejauh ini upaya yang sudah dilakukan oleh Pokdakan untuk mengatasi kendala tersebut adalah menjalin kerjasama dengan pemasar lokal Kulonprogo maupun luar Kulonprogo dan bekerjasama dengan instasi lain untuk Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kulon Progo Sudarna mengatakan kegiatan tebar perdana benih di kolam Budidaya Pokdakan Alam Tirto merupakan pemberian bantuan sarana produksi budidaya perikanan lele, pada tahun anggaran 2021 sejumlah 40 paket kolam bulat. Setiap paket terdiri dari satu unit kolam bulat diameter tiga meter, 3.500 benih lele dan pakan 360 kg dengan total senilai Rp287 juta.

BACA JUGA : Produksi Perikanan Tangkap di Kulonprogo Masih Rendah

“Ini merupakan apresiasi Dinas Perikanan dan Kelautan, karena pada 2019 lalu Pokdakan Alam Tirto ini mendapatkan paket 15 kolam bulat yang dapat meningkatkan produksi ikan dengan baik, sehingga pada evaluasi dari Dinas, kelompok ini dapat diandalkan,” jelasnya.

Menurutnya program Kawasan Sentra Produksi Perikanan (KSPP) merupakan konsep pembangunan perikanan di Kabupaten Kulon Progo yang dikembangkan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kulon Progo, guna meningkatkan produksi ikan.

Ia menambahkan hal utama dalam pengembangan KSPP yakni kemampuan kelompok untuk mengorganisir permodalan supaya usaha tetap berjalan. Kelompok atau gabungan kelompok bisa menerapkan sistem saham untuk modal. 

“Dalam satu KSPP dapat dibentuk dari satu kelompok atau gabungan dari beberapa kelompok. Sebuah kelompok dapat dikatakan KSPP Lele, kalau memenenuhi produksi ikan konsumsi (ikan lele) sebanyak 800 kg/hari, harapannya kedepan minimal setiap kapanewon terdapat KSPP,” katanya.