ASN Bantul Divaksin Pekan Ini

Foto ilustrasi: Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan masker saat mengikuti pelantikan secara daring di Kantor Pemerintah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Jumat (5/6/2020). - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho
04 Maret 2021 06:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai salah satu profesi pelayanan publik juga akan menjadi sasaran penerima vaksin. Rencananya ASN dapatkan vaksinasi mulai pekan ini.

Sekretaris Bantul, Halim Jamharis menyebutkan vaksinasi akan menyesuaikan jumlah ketersediaan vaksin. Maka pada fase awal akan dilaukukan vaksinasi pada 3778 ASN dan Non ASN di lingkungan OPD Bantul.

"Menyesuaikan ketersediaan vaksin, maka pada fase awal akan dilakukan vaksinasi pada 3.778 ASN dan non ASN di lingkungan OPD Kab Bantul. Termasuk di dalamnya DPRD dan Kejaksaan Negeri," jelasnya pada Rabu (3/3/2021).

Ditambahkan Helmi, vaksinasi akan dilakukan di 12 RS yang telah menerima pelatihan vaksinator dan dinilai mampu melayani vaksinasi Covid-19. "Jadwal pelaksanaan paling awal direncanakan dilakukan oleh RS Panembahan Senopati pada Jumat, 5 Maret 2021," ujarnya.

Baca juga: Setahun Covid-19 di Indonesia, 3 Daerah Ini Tak Terjamah Corona

Jadwal pelayanan selanjutnya akan menyesuaikan RS masing-masing. "Proses vaksinasi ini terus dilakukan dengan menyesuaikan ketersediaan vaksin sampai seluruh pelayan publik yang terdaftar menerima vaksinasi, sebagai upaya perlindungan terhadap penularan Covid-19," tandasnya.

Pekan ini akan dilakukan vaksinasi bagi nakes susulan. Helmi menyatakan jika vaksinasi akan dilaksanakan bersamaan. "Bersamaan [ASN dan nakes], jadi kita vaksin Jumat besok, untuk nakes yang belum divaksin akan dilaksanakan di puskemas. ASN akan kerja sama dengan 12 RS di kabupaten maupun kapanewon," ungkapnya.

"Harapannya dengan adanya vaksinasi, ASN Kabupaten Bantul sudah punya kekebalan gerd immunity. Sehingga aktivitas bisa lebih percaya diri. Kemudian vaksin bukan satu-satunya [strategi], prokes tetap dilaksanakan memberikan kekebalan ASN sebagai saka guru pelayanan Kabupaten Bantul. Tentu nanti kalau stok vaksin bertambah kita akan merambah sasaran pedagang, wartawan, dan lainnya," tuturnya.

Baca juga: Perlu Diwaspadai! Ini Kategori Orang yang Mudah Menularkan Virus Corona

Sebelumnya Juru Bicara Pengelolaan Vaksin Covid-19 Bantul, Abednego Dani Nugroho menyampaikan kalau bisa pekan vaksinasi bisa dimulai. Jumlah data calon penerima vaksin pun naik. Saat ini total data calon penerima vaksin yang diajukan dari kalangan pelayan publik mencapai 46.161 orang.