Bantul Kejar Target 17 Agustus 2021 Bebas Covid-19

Ilustrasi. - Freepik
08 April 2021 12:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul optimistis pada 17 Agustus 2021, wilayahnya akan terbebas dari Covid-19. Sejumlah upaya telah dilakukan sebagai upaya mencapai target tersebut, di antaranya memaksimalkan vaksinasi Covid-19 untuk meningkatkan imunitas masyarakat.

"Harapannya, dengan pemasifan vaksinasi akan meningkatkan imunitas masyarakat. Sehingga, Bantul segera terbebas dari Covid-19," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Kamis (8/4/2021).

Menurut Halim, tidak hanya vaksinasi, Pemkab saat ini terus memaksimalkan gerakan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) sebagai upaya pendeteksian dan pencegahan penularan Covid-19. Sehingga sangat wajar jika saat ini angka kasus positif Covid di Bumi Projotamansari meningkat seiring dimaksimalkannya gerakan 3T.

Baca juga: Tak Ada Anggaran, Empat EWS Rusak di Bantul Belum Diperbaiki

Selain menggencarkan vaksinasi, Halim menyebut tracing, testing dan treatment (3T) semakin masif. Hal itu membuat kasus positif Covid-19 di Bantul cukup tinggi setiap harinya.

"Dengan 3T yang intensif ini, kita bisa selesaikan persoalan pandemi dalam waktu relatif singkat," imbuh Halim.

Wakil Bupati Bantul Joko Purnomo berharap agar langkah yang dilakukan pemkab ini mampu dijalankan dengan serius. Salah satunya adalah dengan menginventarisasi Kapanewon, Kalurahan, Padukuhan dalam zonasi. Baik zona merah, oranye dan hijau. Usai inventarisasi, akan diidentifikasi terkait keberadaan klaster dan penyebabnya. Program ini, kata Joko akan dioptimalkan sampai elemen terbawah dan ada rencana dari Pemkab membentuk relawan yang akan bertugas mengawasi dan menangani persoalan ini menjelang Lebaran.

"Tujuannya agar ada kedisiplinan memerangi Covid-19. Kami juga akan mempelajari serta menghitung langkah ini. Agar di bulan Agustus Bantul bebas Covid-19," papar Joko.

Baca juga: Pemudik Masuk DIY Diminta Membawa Hasil Tes Antigen

Kasie Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinas Kesehatan Bantul, Abednego Dani Nugroho mengatakan vaksinasi tetap dijalankan seperti biasa dan dijalankan pada jam kerja di fasilitas kesehatan selama Ramadan. Sejauh ini ada 27 puskesmas dan 13 rumah sakit di Bantul yang melayani vaksinasi.

"Jadi akan dilakukan seperti biasa. Dan di jam kerja," ucap Abed.