Eks Kepala BMKG Ungkap Cuaca dan Bencana Alam Saling Memengaruhi
Eks Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan hubungan dua arah antara cuaca dan bencana alam, termasuk dampak erupsi terhadap cuaca.
Siswa SMKN 1 Bantul mulai melaksanakan kembali pembelajaran tatap muka Senin (19/4/2021). /Harian Jogja- Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, BANTUL - Dimulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mendapat sejumlah tanggapan dari warga sekolah. Baik guru maupun murid memiliki pandangan sendiri atas diberlakukannya kembali pembelajaran di sekolah.
SMKN 1 Bantul menjadi salah satu sekolah di DIY yang menggelar tatap muka terbatas. Tanggapan positif muncul dari pengajar sekolah. Guru Akuntansi SMKN 1 Bantul, Samilah menyambut baik dimulainya kembali pembelajaran tatap muka meski terbatas. "Ya kalau saya secara pribadi sebagai guru, kami memang menunggu pembelajaran tatap muka ini," ujarnya pada Senin (19/4/2021).
BACA JUGA : PTM Hari Pertama di SMKN 1 Jogja Terpantau Lancar
"Meskipun kita betapa inginnya segera untuk melakukan KBM tatap muka, tapi keselamatan tetap menjadi nomor satu. Makanya ini dari pagi kita mengondisikan ini supaya kondusif," tambahnya.
Dari segi pembelajaran Samilah menilai pembelajaran tatap muka memiliki beberapa perbedaan dengan pembelajaran daring. Salah satu aspek yang cukup berbeda yakni pada tahapan penyelesaian masalah pembelajaran. "Ya berbeda, lebih enak kalau tatap muka. Ketika ada masalah kan langsung tertangani. Pembelajaran praktik, kan kalau SMK banyak praktiknya. Meskipun hanya setangah-setengah masuknya, separuh tatap muka separuh daring," ujarnya.
Siswa punya pandangan sendiri atas diberlakukannya kembali pembelajaran tatap muka terbatas. Siswa Kelas XI Akuntansi SMKN 1 Bantul, Kholifatun Nugraeni menyebutkan uji coba pembelajaran tatap muka terkesan nanggung. Pasalnya sebentar lagi semester genap akan selesai.
BACA JUGA : Sekolah di Jogja Jangan Paksakan Ortu & Siswa yang Tak Siap PTM
"Tanggapannya nanggung, soalnya semester duanya sudah mau selesai. Jadi kan nanggung, terus masuknya pas puasa jadi kurang efektif," ujarnya.
Kholifatun tak mempersoalkan perihal sistem sif yang membuat siswa masuk bergiliran atau hanya 50 persen dari kapasitas. Dia mengaku di luar sekolah sering bertemu teman-temannya. "Ketemu teman-teman lagi meski hanya separuh biasa aja. Soalnya sering ketemu di luar, tapi enggak begitu sering," tuturnya.
Diharapkan Kholifatun di semester ke depannya pembelajaran tatap muka bisa dilakukan kembali dengan normal. "Harapannya ke depannya bisa masuk lagi karena sudah kelas XII. Jadi bisa lebih full belajarnya," ungkapnya.
BACA JUGA : Gantikan SMAN 9 Jogja, Percontohan PTM SMAN 6 Ditunda karena Belum Selesai Vaksin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Eks Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan hubungan dua arah antara cuaca dan bencana alam, termasuk dampak erupsi terhadap cuaca.
KK perlu diperbarui setelah menikah, cerai, kelahiran hingga perubahan data. Simak 8 kondisi, syarat, dan cara mengurusnya.
Gen Z mulai meninggalkan sapaan “halo” saat mengangkat telepon. Kebiasaan ini dipengaruhi komunikasi digital dan kekhawatiran penipuan AI.
Longsor Aceh Tengah menewaskan 1 warga dan melukai 13 orang. Material lumpur menutup sejumlah jalan dan merusak empat rumah warga.
Badan Geologi mencatat 11 gunung api erupsi hingga 7 September 2026. Gunung Ibu mencapai 25.556 kali erupsi.
Dakota Johnson dan MGK terlihat bersama di New York. Pertemuan itu kembali memicu rumor asmara, tetapi belum ada konfirmasi dari keduanya.