Starting XI Final Championship PSS vs Garudayaksa: Riko-Andik Starter
PSS Sleman dan Garudayaksa FC menurunkan kekuatan terbaik pada final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo.
Siswa SMKN 1 Bantul mulai melaksanakan kembali pembelajaran tatap muka Senin (19/4/2021). /Harian Jogja- Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com, BANTUL - Dimulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas mendapat sejumlah tanggapan dari warga sekolah. Baik guru maupun murid memiliki pandangan sendiri atas diberlakukannya kembali pembelajaran di sekolah.
SMKN 1 Bantul menjadi salah satu sekolah di DIY yang menggelar tatap muka terbatas. Tanggapan positif muncul dari pengajar sekolah. Guru Akuntansi SMKN 1 Bantul, Samilah menyambut baik dimulainya kembali pembelajaran tatap muka meski terbatas. "Ya kalau saya secara pribadi sebagai guru, kami memang menunggu pembelajaran tatap muka ini," ujarnya pada Senin (19/4/2021).
BACA JUGA : PTM Hari Pertama di SMKN 1 Jogja Terpantau Lancar
"Meskipun kita betapa inginnya segera untuk melakukan KBM tatap muka, tapi keselamatan tetap menjadi nomor satu. Makanya ini dari pagi kita mengondisikan ini supaya kondusif," tambahnya.
Dari segi pembelajaran Samilah menilai pembelajaran tatap muka memiliki beberapa perbedaan dengan pembelajaran daring. Salah satu aspek yang cukup berbeda yakni pada tahapan penyelesaian masalah pembelajaran. "Ya berbeda, lebih enak kalau tatap muka. Ketika ada masalah kan langsung tertangani. Pembelajaran praktik, kan kalau SMK banyak praktiknya. Meskipun hanya setangah-setengah masuknya, separuh tatap muka separuh daring," ujarnya.
Siswa punya pandangan sendiri atas diberlakukannya kembali pembelajaran tatap muka terbatas. Siswa Kelas XI Akuntansi SMKN 1 Bantul, Kholifatun Nugraeni menyebutkan uji coba pembelajaran tatap muka terkesan nanggung. Pasalnya sebentar lagi semester genap akan selesai.
BACA JUGA : Sekolah di Jogja Jangan Paksakan Ortu & Siswa yang Tak Siap PTM
"Tanggapannya nanggung, soalnya semester duanya sudah mau selesai. Jadi kan nanggung, terus masuknya pas puasa jadi kurang efektif," ujarnya.
Kholifatun tak mempersoalkan perihal sistem sif yang membuat siswa masuk bergiliran atau hanya 50 persen dari kapasitas. Dia mengaku di luar sekolah sering bertemu teman-temannya. "Ketemu teman-teman lagi meski hanya separuh biasa aja. Soalnya sering ketemu di luar, tapi enggak begitu sering," tuturnya.
Diharapkan Kholifatun di semester ke depannya pembelajaran tatap muka bisa dilakukan kembali dengan normal. "Harapannya ke depannya bisa masuk lagi karena sudah kelas XII. Jadi bisa lebih full belajarnya," ungkapnya.
BACA JUGA : Gantikan SMAN 9 Jogja, Percontohan PTM SMAN 6 Ditunda karena Belum Selesai Vaksin
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman dan Garudayaksa FC menurunkan kekuatan terbaik pada final Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.
KAI Commuter menambah 4 perjalanan KRL Jogja-Palur selama libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 14–17 Mei 2026.