Kelompok Tani Dibantu Peralatan, Sunaryanta: Jangan Sampai Mangkrak

Bupati Gunungkidul Sunaryanta. - Harian Jogja/David Kurniawan
23 April 2021 08:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul menyerahkan bantuan mesin pertanian kepada kelompok tani. Melalui bantuan ini diharapkan bisa meningkatkan produktivitas hasil dari pertanian di Bumi Handayani.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Bambang Wisnu Broto mengatakan, untuk memacu produktivitas hasil pertanian dilakukan pemberian alat-alat mesin pertanian. Bantuan diberikan ke sejumlah kelompok petani yang berlangsung di halaman dinas pertanian dan pangan, Kamis (22/4/2021).

BACA JUGA : Kelompok Tani Sumber Balecatur Usir Tikus dengan Rumah

Ia menjelaskan, beberapa alat yang diberikan meliputi tiga unit powertresher, lima unit alat pemipil jagung, satu unit olah pengolahan hasil mocaf. Selain itu, ada juga 39 alat olahan hasil pertanian untuk anggota kelompok wanita tani. “Sudah kami berikan secara simbolis bersama dengan Wakil Bupati Gunungkidul,” kata Bambang kepada wartawan, kemarin.

Ia berharap bantuan alat ini bisa dioptimalkan dan memberikan dampak positif terhadap hasil porduksi pertanian untuk kesejahteraan. Selain itu, para petani juga diminta melakukan pemeliharaan secara rutin sehingga alat-alat tersebut tidak mudah cepat rusak.

“Jangan hanya digunakan, tapi harus dirawat dengan baik,” katanya.

BACA JUGA : KKN UMY Bantu Kelompok Tani Maju Makmur Tingkatkan

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto. Menurut dia, bantuan yang diberikan jangan sampai mangkrak. “Pemanfaatanya harus dioptimalkan sehingga memberikan hasil yang baik,” kata Heri.

Menurut dia, pemkab berkomitmen membantu petani dalam upaya memaksimalkan hasil produksi. Selain rutin memberikan bantuan alat pertanian, juga ada upaya pendampingan dengan cara optimalisasi lahan untuk memaksimalkan kapasitas produksi. “Saya juga berikan apresiasi kepada petani karena tetap eksis meski masih dalam kondisi pandemi,” katanya.