DPRD Gunungkidul Minta Proyek Infrastruktur 2026 Berkualitas dan Tepat Waktu
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Bupati Sunaryanta (pakai kaos hitam) saat menabur benih ikan di Sungai Klayar, Kalurahan Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul Senin (3/5/2021). /Ist
Harianjogja.com, NGLIPAR – Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul menaburkan benih ikan wader pari, nilem dan tawes di Sungai Klayar, Dusun Klayar, Kedungpoh, Nglipar, Gunungkidul Senin (3/5/2021). Selain untuk menjaga ekosistem, kegiatan ini juga menggalakan program gemar makan ikan di masyarakat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul, Krisna Berlian mengatakan, penaburan benih ikan dipimpin langsung oleh Bupati Gunungkidul Sunaryanta. Total benih yang dilepasliarkan di Sungai Klayar sebanyak 20.000 ekor. Adapun ikan yang dipilih merupakan endemik lokal seperti tawes, nilem dan wader pari.
BACA JUGA : Peringati HUT Kulonprogo, PMI Tebar Ratusan Benih Ikan
Menurut dia, pemilihan ikan-ikan ini karena jumlahnya semakin sedikit sehingga harus dilestarikan. “Keberadannya terdesak oleh ikan invansif dari luar daerah yang masuk ke perairan sehingga jumlahnya terus berkurang. Oleh karenanya, upaya pelestarian ikan endemik lokal harus terus digalakkan,” katanya, Senin.
Krisna menambahkan, penaburan tidak hanya untuk menjaga kelestarian ikan-ikan lokal. Namun, sebagai jangka panjang juga untuk menyukseskan program gemar makan ikan di masyarakat. “Tidak sekarang mengkonsumsinya. Nanti kalau sudah besar dan berkembang bisa dimanfaatkan untuk tambahan konsumsi masyarakat sekitar,” katanya.
Mantan Kepala Dinas Peternakan ini menambahkan, warga juga harus menjaga kelestarian di lingkungan sekitar sungai. Salah satunya tidak menangkap ikan dengan cara menyetrum atau mengobati sungai.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, penaburan ikan endemic lokal juga sebagai upaya pengembangan wisata di daerah Klayar yang memiliki potensi yang sangat baik. Salah satunya keberadaan sumber air yang membuat sungai Klayar tidak mengering sepanjang tahun. “Ini menjadi salah satu tempat yang sulit dicari. Sebab, airnya tidak pernah mengering,” katanya.
BACA JUGA : Berniat Konservasi, Petani Ikan di Cangkringan Ini Tebar Koi
Sunaryanta pun berharap destinasi wisata Klayar bisa menjadi pengungkit kebangkitan ekonomi masyarakat. “Klayar harus mengalami perkembangan sehingga ada kebangkitan ekonomi setelah pandemi Corona. Saya pun berkomitmen membantu dalam upaya pengembangan pariwisata di sini sehingga dapat menarik minat wisatawan untuk berkunjung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.
Yusril Ihza Mahendra mengaku belum mengetahui pembebasan bersyarat Bechi. Ia akan berkoordinasi dengan Kementerian Imipas.
Kaspersky mengungkap ransomware Payload yang mengambil alih jaringan perusahaan tanpa mengenkripsi file, tetapi tetap mengunci sistem dan mencuri data.
Ratas Prabowo membahas rencana pendidikan gratis dari SD hingga perguruan tinggi negeri. Pemerintah masih menyiapkan mekanisme pelaksanaannya.
Disdikpora DIY menyusun SOP pencegahan dan penanganan kekerasan di sekolah. SOP ditargetkan rampung dalam tiga bulan.
Indonesia menang 3-0 atas Korea Selatan dan lolos semifinal sepak takraw Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia akan menghadapi Malaysia.