Proyek Konservasi Burung Aviary Purwosari Ditarget Rampung 2029
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Vaksinasi Covid-19 di Gunungkidul mulai menggunakan vaksin dari Astrazenca.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Azis mengatakan vaksin yang digunakan tidak hanya Sinovac. Vaksin Astrazeneca juga mulai dipergunakan kepada calon penerima vaksin di Gunungkidul. “Hari ini [kemarin] sudah mulai dipergunakan di puskesmas-puskesmas,” kata Azis kepada wartawan, Rabu.
BACA JUGA: Kekerasan Jalanan di Sleman Libatkan Ormas, Satu Orang Tewas
Dia menjelaskan, di tahap awal, Gunungkidul mendapatkan jatah vaksin 10.004 dosis dan cukup untuk vaksinasi bagi 10.000 orang. Rentang waktu penyuntikan Astrazeneca lebih lama karena jaraknya selama tiga bulan dari penyuntikan pertama. “Kalau Sinovac rata-rata dua minggu,” ungkapnya.
Ia memastikan tidak ada masalah penggunaan vaksin Astrazaneza di Gunungkidul. Hal ini dikarenakan yang digunakan memiliki seri yang berbeda dengan yang dihentikan oleh Pemerintah Pusat.
“Yang dihentikan adalah Astrazeneca no batch CTMAV 547, sedangkan yang kami pakai jenis Astrazeneca no bath CTMAV 548 sehingga tidak ada masalah sehingga vaksinasi terus dilaksanakan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty. Menurut dia, vaksinasi masih terus berjalan. “Vaksinasi juga sudah menyasar untuk kelompok lansia,” kata Dewi.
Sasaran vaksinasi di Gunungkidul mencapai 70% populasi penduduk di Gunungkidul. Sekarang sudah ada sekitar 48.000 warga yang divaksinasi. “Kelancaran vaksinasi juga sangat bergantung dengan distribusi dari pemerintah karena pemkab tidak bisa melakukan pengadaan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan aviary Purwosari Gunungkidul kembali dilanjutkan tahun ini dengan anggaran Rp5,6 miliar dari Dana Keistimewaan DIY.
Harga emas Pegadaian hari ini turun. Emas Antam Rp2,861 juta, UBS Rp2,788 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta per gram.
Jadwal Bus Malioboro–Parangtritis hari ini, tarif Rp12.000, solusi wisata hemat dan praktis di Yogyakarta.
Noel mempertanyakan tuntutan kasus korupsi K3 Kemenaker karena selisih hukuman dengan terdakwa lain dinilai terlalu tipis.
Jadwal SIM Kulonprogo 19 Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.