Perawat Hamil 7 Bulan Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Petugas medis melakukan perawatan pasien di tenda barak yang dijadikan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sleman, DIY, Minggu (4/7/2021). /ANTARA FOTO/Hendra Nurdiyansyah -
31 Juli 2021 19:57 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Jumlah tenaga kesehatan (nakes) di Bantul yang meninggal setelah terpapar Covid-19 terus bertambah. Kekinian, seorang perawat RS PKU Muhammadiyah Bantul yang sedang mengandung 7 bulan Eni Lisnawati, meninggal dunia, Jumat (30/7/2021) sore.

Manajer Humas RS PKU Muhammadiyah Bantul, Wahyu Priyono mengatakan perawat yang biasa bekerja di bangsal dewasa ini meninggal sekitar pukul 14.35 WIB usai menjalani perawatan di High Care Unit (HCU) RS PKU Muhammadiyah. Jenazah langsung dimakamkan dengan protokol kesehatan di pemakaman keluarga Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul.

BACA JUGA : 17 Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 di Bantul Meninggal Dunia

“Almarhumah sendiri adalah perawat yang berdedikasi tinggi, supel dan mudah bekerja dalam tim. Terus terang kami kehilangan almarhumah,” kata Wahyu, Sabtu (31/7/2021).

Wahyu mengungkapkan, perawat RS PKU Muhammadiyah Bantul yang meninggal usai terpapar Covid-19 baru kali ini terjadi. Dan ia berharap, apa yang dialami oleh Eni, menjadi peristiwa terakhir.

“Kami berharap ini jadi pertama dan yang terakhir,” harapnya.

Sementara dengan meninggalnya Eni Lisnawati, maka tercatat ada tiga nakes di Bantul yang meninggal dunia karena Covid-19, dalam dua pekan terakhir. Nakes pertama yang meninggal adalah perawat di RS Panembahan Senopati, Bantul, Widodo Lestari, yang meninggal pada Kamis (22/7). Nakes kedua, adalah seorang dokter di Puskesmas Banguntapan I yakni Zohal Budi Santosa, Jumat (23/7) lalu. 

BACA JUGA : Delapan Ibu Hamil di Jogja Meninggal karena Positif Covid