Masyarakat Tionghoa Jogja Berbagi Beras

Kegiatan sosial Masyarakat Tionghoa Yogyakarta di Sekretariat Hoo Hap Hwee Yogyakarta Perkumpulan Budi Abadi), Jalan Bintaran Wetan Nomor 19, Gunungketur, Pakualaman, Kota Jogja, Minggu (1/8/2021). - Ist
05 Agustus 2021 09:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat Tionghoa Yogyakarta mengadakan aksi sosial berbagi beras di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Kegiatan tersebut dilaksanakan Jogja Chinese Art and Culture Centre (JCACC), Koko Cici Jogja, Ikatan Alumni Pangudi Luhur (IKALPANGULU), di Sekretariat Hoo Hap Hwee Yogyakarta Perkumpulan Budi Abadi), Jalan Bintaran Wetan Nomor 19, Gunungketur, Pakualaman, Kota Jogja, Minggu (1/8/2021).

Perwakilan Muda Mudi JCACC, Ernest Lianggar Kurniawan mengatakan jumlah total donasi beras yang dibagikan ke masyarakat sebanyak 22 ton, atau 4.400 pax beras. Pembagian bantuan tersebut dibagi dalam dua tahap. Pada tahap pertama telah tersalurkan 1.441 pax. “Sisanya nanti pada tahap kedua 8 Agustus. Untuk sasaran panitia telah mensurvei sebelumnya,” ucap Ernest, Rabu (4/8/2021).

Perwakilan Muda Mudi JCACC, Bekti menambahkan dalam pelaksanaan kegiatan ini memperhatikan protokol kesehatan dengan ketat. Koordinasi sebelum pelaksanaan dilakukan secara daring. Panitia berkoordinasi dan melapor ke satgas setempat. Seluruh panitia yang hadir di lapangan melakukan Test Antigen dan hasilnya negatif.

“Pelaksana dibagi tugasnya, dan harus sesuai dengan tugas yang telah ditentukan, untuk menghindari banyak kontak fisik dengan barang atau sesama panitia. Ada beberapa aparat yang meninjau dan membantu juga. Jika dengan terpaksa penerima donasi tidak memiliki kemampuan untuk mengambil beras, maka kita antar dengan petugas secukupnya,” ujarnya.

Bekti mengatakan JCACC bersama masyarakat Tionghoa di Jogja sudah komitmen untuk saling membantu khususnya untuk masyarakat Jogja. “Rasa toleran dalam masa sulit seperti sekarang, untuk dapat membantu meringankan sedikit beban dari saudara-saudari yang membutuhkan. Harapan agar masa PPKM ini segera dapat berakhir, dan dengan uluran bantuan yang kecil ini dapat membantu yang benar-benar membutuhkan,” ucapnya.