Dinkes Bantul Sebut Keterisian Bed Pasien Covid-19 Turun

Ilustrasi. - REUTERS/Susana Vera
19 Agustus 2021 04:17 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja menyebutkan saat ini tingkat keterisian rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) isolasi pasien Covid-19 di Bantul turun menjadi 78,78% dan untuk selter kabupaten menjadi 64%.

Meski terhitung masih tinggi, namun Agus memastikan BOR turun. Sebab, angka penurunan tersebut didapatkan setelah pihaknya menjemput pasien Covid-19 yang semula menjalani isolasi mandiri dipindah ke selter isolasi kabupaten.

"Tentu, ini bisa lebih turun lagi, seandainya tidak ada penjemputan untuk yang isolasi mandiri," ungkap Agus, Rabu (18/8/2021).

Baca juga: 2,3 Persen Warga DIY Terjerat Narkotika

Agus menegaskan jika penurunan BOR di wilayahnya bukan karena adanya pengendoran testing dan tracing. Penurunan BOR ini murni karena adanya penurunan pasien Covid-19. Hal ini dibuktikan dengan penurunan prioritas ruang perawatan yang dilakukan oleh Dinkes untuk pasien Covid-19. Jika sebelum adanya penurunan, setiap hari ada 30 orang masuk dalam daftar prioritas ruang perawatan, maka saat ini tinggal 5 orang.

"Artinya gejala perburukan juga berkurang," papar Agus.

Baca juga: Proyek Talut Pantai Baron Rp2,8 Miliar Bermasalah, Pemborong Terancam Di-blacklist

Terpisah, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Bantul Sapta Adisuka Mulyatno menyatakan dari 344 tempat tidur untuk isolasi pasien Covid-19 di Bantul, saat ini terpakai sebanyak 271 tempat tidur.

"Sedangkan untuk critical bed, Sapta mengungkapkan dari 39 tempat tidur, terisi sebanyak 25 tempat tidur," ucap Sapta.