Susu Kambing PE Peternak Sanden Diburu Pembeli

Foto ilustrasi: Wisatawan ikut memerah susu kambing etawa di Desa Ngargoretno. - Instagram @deswita_ngargoretno.
22 Agustus 2021 10:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Berwirausaha tidak hanya menjadi opsi penambah pundi-pundi penghasilan namun juga menyalurkan hobi. Di Sanden, Kelompok Peternak Kambing Mendo Mukti berwirausaha dari hasil olahan susu kambing peranakan ettawa (PE).

Budidaya kambing PE ternyata bisa mengasilkan produk olahan, salah satunya susu kambing. Ketua Kelompok Peternak Kambing Mendo Mukti, Yuni Kurniawan Padukuhan Sangkeh, Kalurahan Srigading, Kecamatan Sanden menjelaskan jika pengolahan susu kambing PE Go Milk mulai dirintis sekitar satu tahun yang lalu.

"Untuk pengembangan susu kambing PE sudah berlangsung hampir satu tahun terakhir, yang berawasal dari ide istri saya," tutur pria yang sehari-hari bertigas di Polsek Sanden pada Jumat (20/8/2021).

Dalam perkembangannya Yuni berhasil mengolah susu kambing PE dengan kombinasi berbagai rasa. Adapun rasa susu kambing PE olahan Yuni mulai dari rasa melon, coklat, stroberi, durian, mangga, hingga pisang. Dalam prosesnya warna susu pun akan ikut berubah aesuai dengan warna doninan campuran rasa yang ditambahkan.

Dari 25 kambing indukan PE yang dipelihara, tiap harinya mampu menghasilkan satu setengah liter susu segar. "Setiap satu liter [susu kambing PE] bisa menjadi sekitar empat botol kemasan dengan ukuran 250 mililiter," terangnya.

Tiap botolnya, susu kembing PE olahan Yuni hanya dibanderol dengan harga Rp10.000 per botol kemasan 250 mililiter.  Berbekal promosi lewat media sosial, tak disangka peminat susu kambing PE Go Milk ternyata begitu banyak.

Banyaknya peminat susu kambing PE tak lepas dari beragam manfaat yang dikandungnya. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian Pangan Keluatan dan Perikanan (DPPKP) Bantul, Joko Waluyo mengatakan bila kandungan nutrisi dalam susu kambing PE dalat membantu dalam penurunan stunting.

"Keberadaan susu ini diharapkan juga mampu menurunkan angka stunting di Kabupaten Bantul. Karena angka stunting di Bantul juga masih tinggi," tuturnya.

Diharapkan Joko, inovasi yang dilakukan Kelompok Peternak Kambing Mendo Mukti bisa dicontoh kelompok ternak kambing lainnya di Kabupaten Bantul. "Ini kan ada tambahan penghasilan lainnya. Tidak hanya mengandalkan dari anakan kambing saja, bisa juga ikut lomba kontes kambing PE karena jika menang hasilnya juga lumayan," tandasnya.