Update Harga Emas 16 Juni 2026: Antam, UBS, Galeri24 Kompak Naik
Harga emas Pegadaian hari ini 16 Juni 2026 naik. Antam Rp2,83 juta/gram, UBS dan Galeri24 ikut menguat. Simak daftar lengkapnya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN- Pemkab Sleman mulai ancang-ancang untuk membuka pembelajaran tatap muka (PTM) pada Januari 2021 mendatang. Penerapan PTM ini akan dilakukan jika semua sudah memenuhi syarat. Salah satunya capaian vaksinasi Covid-19 bagi para pelajar.
Sekda Sleman Harda Kiswaya mengatakan saat ini Pemkab masih berkonsentrasi menyelesaikan kegiatan vaksinasi bagi remaja usia 12 tahun ke atas. Jika vaksinasi pelajar mampu mendorong pembukaan PTM, maka pembelajaran tatap muka bisa terwujud.
"Makanya vaksinasi bagi pelajar kami geber ini. Untuk SMP kami gencarkan, untuk SMA kami koordinasi dengan Provinsi. Termasuk bagi perguruan tinggi," katanya, Rabu (25/8/2021).
BACA JUGA: Air Berbuih di Bantaran Sungai Gajahwong Cemari Lingkungan Giwangan
Sementara, kata Harda, Pemkab berencana untuk membuka PTM pada Januari 2021 mendatang. Dia berharap proses persiapan menuju PTM pada Januari nanti disiapkan betul oleh sekolah dan dinas pendidikan. "Selama dua tiga bulan ke depan ini, kami evaluasi. Hingga pada satu titik akan diputuskan apakah Januari nanti PTM dimulai atau tidak," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana, mengatakan saat ini Disdik sedang mendata siswa-siswi usia 12 tahun ke atas yang sudah dan belum divaksin. Proses vaksinasi sendiri masih terus dilakukan di sejumlah sekolah secara masal namun tidak menutup kemungkinan siswa mengikuti vaksinasi secara mandiri di puskesmas.
Jika kesedian vaksin Covid-19 masih memadai, katanya, Disdik menargetkan seluruh siswa usia 12 tahun ke atas telah divaksin pada Oktober mendatang. "Saat ini kami baru minta data-data ke sekolah yang sudah divaksin atau belum. Intinya kami segera selesaikan vaksinasi untuk persiapan tatap muka. Data detail baru proses karena anak-anak vaksinnya melalui beberapa jalur," kata Ery.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sleman, Cahya Purnama mengatakan capaian vaksinasi bagi pelajar jingga kini masih 19,83% dari total sasaran sebanyak 19.491 siswa. Adapun jumlah siswa sasaran berada di 119 SMP (negeri dan swasta) dan 30 MTs (negeri dan swasta).
Dinkes masih terus melakukan kegiatan vaksinasi ini agar herd immunity 70% bisa tercapai. "Ini sangat-sangat tergantung pada ketersediaan vaksin. Animo masyarakat cukup tinggi. Kami akan mempercepat vaksinasi melalui sentra-sentra vaksin tetapi sekali lagi ini tergantung dari stok ketersediaan vaksin," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Pegadaian hari ini 16 Juni 2026 naik. Antam Rp2,83 juta/gram, UBS dan Galeri24 ikut menguat. Simak daftar lengkapnya.
Pergantian Kiswah Ka'bah 1 Muharram menjadi simbol hijrah dan harapan baru umat Islam, disaksikan jutaan jamaah di Masjidil Haram.
Rupiah melemah terhadap dolar AS, DPRD Jogja mendesak Pemkot melindungi UMKM dan memaksimalkan peluang pariwisata Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Aris Suharyanta resmi memimpin Gerindra Bantul dan menargetkan tambahan dua kursi DPRD pada Pemilu 2029 melalui penguatan struktur partai.
AI mempermudah pengambilan keputusan, tetapi juga berisiko membuat manusia terlalu bergantung dan kehilangan daya kritis.