Patroli Siang & Malam, Satpol PP Bakal Masuk ke Objek Wisata di Bantul

Komunitas Jip Wisata Mangunan saat parkir di kawasan wisata Pinus Pengger di Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Rabu (4/7/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
10 September 2021 18:07 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Satpol PP Bantul akan kembali menyisir masuk ke dalam destinasi wisata pada akhir pekan ini. Penurunan level PPKM dikhawatirkan memicu peningkatan mobilitas masyarakat.

Kepala Satpol PP Bantul, Yulius Suharta menyatakan pihaknya bersama instansi yang lain seperti Polres Bantul dan Dishub Bantul akan berjaga di objek wisata. Hal ini untuk mencegah masuknya wisatawan selama penutupan objek wisata diberlakukan. "Saya rasa masih sama dengan pekan kemarin, karena posisi di ketentuan, di instruksi bupati, bahwa tempat-tempat umum seperti wisata masih dinyatakan tutup sementara," tegasnya pada Jumat (10/9/2021).

"Namun demikian kita akan mencoba untuk mengantisipasi mobilitas masyarakat yang mungkin beranggapan dengan turun di level tiga ini sudah kelonggaran beberapa tempat boleh dibuka. Tetapi untuk tempat wisata dan tempat-tempat publik yang rawan kerumunan kan masih ditutup," tandasnya.

BACA JUGA: Sembunyi di Kamar Mandi Setelah Gelapkan Mobil, PNS Gunungkidul Terancam Penjara

Penyekatan direncanakan bakal kembali dilakukan di pintu masuk wisata. Bila wisatawan telanjur masuk mendahului penyekatan atau melewati jalan tikus, tim Satpol PP juga akan menyisir langsung di dalam area destinasi wisata.

"Nanti dari Satpol PP tetap bertugas sekiranya sudah banyak warga yang masuk untuk kita lakukan edukasi dan kita sarankan segera meninggalkan tempat wisata," tukasnya.

Menurut Yulius di beberapa daerah tengah terjadi euforia masyarakat terkait penurunan level PPKM. "Pemahamannya seperti sudah terbebas dari Covid-19. Kita justru diminta lebih mewaspadai, mengawasi tempat-tempat yang menjadi tujuan wisatawan atau pun aktivitas-aktivitas masyarakat yang rawan terhadap adanya kerumunan," tuturnya.

Intensitas patroli di akhir pekan pun menurut Yulius akan ditambah untuk mengantisipasi kerumunan masyarakat di hari libur. "Jadi dari Senin sampai Jumat itu patroli satu kali sehari untuk megantisipasi kerumunan di kafe dan sebagainya," ujarnya.

"Kemudian untuk Sabtu dan Minggu tetap kita kondisikan dua kali patroli, siang dan malam. Karena kita memprediksi hari Sabtu dan Minggu itu akan banyak aktivitas masyarakat yang mungkin keluar rumah, sehingga tim Penegak Hukum tetap kita kondisikan patroli dua kali sehari," pungkasnya.