Optimalkan Kedelai Lokal Bantul, Sinergi OPD Bakal Dilakukan

Ilustrasi kedelai. - Reuters
02 Oktober 2021 07:37 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Penambahan komoditas kedelai dalam Sistem Resi Gudang (SRG) Niten diharapkan dapat mendukung pasokan kedelai dalam negeri. Untuk menuju swasembada kedelai, kerja sama sejumlah OPD bakal dilakukan untuk mewujudkan target tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Bantul, Sukrisma Dwi Susanta menerangkan ia telah menjalin kerja sama dengan Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul (DPPKP) Bantul dalam upaya pengoptimalan produksi kedelai. "Nanti kita kerja sama dengan Dinas Pertanian arahnya menuju Swasembada kedelai, wualaupun kemungkinannya masih lama," terangnya Jumat (1/10/2021).

"Tetapi paling tidak ini kami dengan pengelola gudang sudah kerja sama sengan CV. Java Agro Prima. Itu ada pembinaan petani di Kabupaten Bantul," imbuhnya.

Ditambahkan Sukrisna, ke depannya upaya kerja sama dengan Dinas Pertanian bakal segera dilakukan untuk produk pertanian kedelai. Sukrisna mencatat beberapa hektare lahan Pandak diberdayakan untuk budidaya tanaman kedelai.

Baca juga: ODGJ di Sleman Ikut Perekaman KTP Elektronik

Kedelai yang dibina bersama pihak ketiga diterangkan Sukrisna meliputi banyak hal. Dalam pembinaannya, petani tidak lantas dilepas.

"Bibitnya dikasih, kemudian pasarnya itu jelas. Jadi setelah panen itu dibeli, itu betul-betul dibeli. Dan itu harganya juga sesuai dengan harga pasaran," tambahnya.

Di sisi lain dari segi muti, Gudang SRG Niten juga menerapkan standar mutu ketat untuk komoditas kedelai yang diresikan. "Karena di situ ada laboratorium penguian mutu kita kerja sama Universitas Gadjah Mada. Jadi terhadap kualitas kedelai yang sudah diuji mutu itu ya dibeli oleh beberapa perusahaan untuk bahan makanan yang berkualitas. Karena kedelai lokal kita itu non-GMO [Genetically Modified Organism]," katanya.