Siswa di Sleman Akan Dites Swab Tiap Pekan

Ilustrasi - Antara/Asprilla Dwi Adha
26 Oktober 2021 12:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman menyebut siswa di kabupaten tersebut akan menjalani tes swab sampling tiap akhir pekan. Disdik masih akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman untuk mengatur pelaksanaannya.

"Kami belum melanjutkan (uji swab sampling). Ini baru dikoordinasikan. Mungkin swab-nya kalau tidak Rabu (27/10/2021) atau Kamis (28/10/2021). Namun kami tetap akan terus menjalankan tes Covid-19 ini ke sekolah-sekolah lainnya secara bergilir dan terjadwal," kata Kepala Dinas Pendidikan Sleman Ery Widaryana, Senin (25/10/2021).

BACA JUGA: Tak Hanya Pesawat, Kebijakan Wajib PCR Bakal Berlaku untuk Semua Moda

Disdik, kata Ery, akan terus menjalankan tes Covid-19 ke sekolah-sekolah lain secara bergilir dan terjadwal. Rencananya akan dibentuk empat koordinator wilayah (korwil) untuk pelaksanaan swab sampling, yakni Korwil Barat, Utara, Timur dan Tengah. "Tapi ini nanti, belum final, masih dikomunikasikan. Uji usap sampling ini akan kami lakukan secara bergilir setiap pekan," katanya.

Ery mengatakan tracing siswa SMP N 2 Pakem yang positif Covid-19 digelar pada Selasa (26/10/2021) ini untuk 15 siswa yang sebelumnya menjalani isolasi mandiri di rumah. "Kelimabelas siswa ini akan di-swab antigen lagi untuk memastikan kondisinya. Nanti pembelajaran tatap muka di sekolah ini akan dibuka setelah mendapatkan rekomendasi dari satgas," kata Ery.

Ery mengimbau agar orang tua memastikan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 diterapkan dengan baik, di rumah dan lingkungan tempat tinggal. "Bukan hanya di sekolah, tetapi di rumah juga dan di mana saja. Temuan kasus kemarin kan bukan di sekolah tetapi dari rumah," terangnya.

Disdik juga meminta agar orang tua siswa tidak perlu takut dan khawatir sebab Disdik akan terus memantau dan mengevaluasi pelaksanaan PTM. "Tes swab sampling ini dilakukan untuk memastikan kondisi siswa dan guru aman dari Covid-19. Jadi demi keamanan bersama," kata Ery.