Advertisement

Merapi Muntahkan 110 Lava Pijar dan 1 Awan Panas Dalam Sepekan

Lugas Subarkah
Jum'at, 26 November 2021 - 21:57 WIB
Bhekti Suryani
Merapi Muntahkan 110 Lava Pijar dan 1 Awan Panas Dalam Sepekan Gunung Merapi mengeluarkan lava pijar yang terlihat dari Tunggularum, Wonokerto, Turi, Sleman, DIY, Rabu (7/1/2021). - ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN-Aktivitas erupsi Gunung Merapi masih terus terjadi. Dalam sepekan terakhir, teramati sebanyak 110 guguran lava pijar dan satu awan panas. Aktivitas kegempaan Gunung Merapi juga tercatat masih cukup intens terjadi.

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan dalam pengamatan pada periode 19-25 November, tercatat sebanyak 110 guguran lava pijar. “Ke arah barat daya dengan jarak luncur maksimal 2 km,” ujarnya, Jumat (26/11/2021).

Adapun awan panas teramati hanya sekali terjadi, pada Sabtu (20/11) dengan amplitudo 40 mm, durasi 155 detik dan jarak luncur 1,8 km ke arah barat daya. Berdasarkan analisis morfologi, volume kubah lava sisi barat daya saat ini sebesar 1,6 juta meter kubik dan kubah lava tengah kawah 2,9 meter kubik.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: KASUS KORUPSI: Tersangka Garong Proyek GOR Kulonprogo Berpotensi Bertambah

Pada kegempaan, dalam sepekan tercatat terjadi suatu gempa awan panas guguran, satu gempa vulkanik dalam, dua gempa vulkanik dangkal, 70 gempa fase banyak, 938 gempa guguran, 89 gempa hembusan dan satu gempa tektonik. “Intensitas kegempaan minggu ini masih cukup tinggi,” katanya.

Dengan tingkat aktivitas itu, status Gunung Merapi saat ini masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava pijar dan awan panas di sektor barat daya sejauh 5 km dan sektor tenggara sejauh 3 km.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 4 hours ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Luhut Sebut Mulai 2035 Indonesia Setop Produksi Mobil Berbasis BBM

News
| Rabu, 28 September 2022, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement