Advertisement

Insiden Pengeroyokan di Sebuah Kafe Berujung Mediasi

Yosef Leon
Senin, 14 Februari 2022 - 10:07 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Insiden Pengeroyokan di Sebuah Kafe Berujung Mediasi Ilustrasi kekerasan - JIBI

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-Dua karyawan kafe di kawasan Klitren, Gondokusuman jadi korban pengeroyokan oleh sejumlah pemuda. Insiden ini diketahui terjadi pada Sabtu (12/2/022) dini hari lalu sekira pukul 02.00 Wib. Polisi mengatakan bahwa kejadian itu dipicu oleh kesalahpahaman, namun kedua belah pihak telah berdamai dan dimediasi oleh aparat setempat.

"Cuma salah paham, namun langsung berakhir damai saat itu juga di tempat kejadian," kata Kepala Seksi Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja, Senin (14/2/2022).

Informasi dihimpun, kejadian pengeroyokan itu dialami oleh dua pegawai kafe yakni AN, 25 dan juga FI, 34 yang keduanya merupakan warga Jawa Tengah. Saat itu, kafe tempat keduanya bekerja disambangi oleh sejumlah pemuda yang diduga terpengaruh oleh minuman keras dan disebut cukup mengganggu bagi para pengunjung kafe lainnya.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

"Pegawai kafe lantas menegur pemuda tadi agar kondusif dan tidak membuat pengunjung lain terganggu," kata Timbul.

Baca juga: Tabrak Mikrobus di Gunungkidul, Pemotor Asal Condongcatur Meninggal Dunia

Hanya saja, pemuda yang ditegur itu merasa tersinggung akibat salah paham. Lantas pengunjung tersebut memukul pegawai kafe yang menegurnya pada bagian kepala dan juga pelipis. Insiden ini sempat membuat kondisi kafe gaduh dan ramai. Teman pegawai yang lain lantas berusaha memisahkan agar keributan tidak berbuntut panjang.

"Namun malah ikut juga dikeroyok oleh rekan pengunjung yang lain. Pegawai kafe kemudian mengalami luka sobek dan sudah ditangani," ujar Timbul.

Aparat keamanan dan warga setempat yang mengetahui kejadian itu kemudian lantas berupaya mendamaikan. Timbul menjelaskan bahwa kedua karyawan kafe juga memutuskan untuk tidak memperkeruh suasana karena kejadian salah paham. Hanya saja, ia tidak merinci identitas para pengunjung yang disebut membuat keributan itu.

"Sudah didudukkan kedua belah pihak yang bermasalah. Baik pegawai dan pengunjung sudah sepakat untuk mediasi," kata dia. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kejari Purwokerto Tangkap Buronan Kejati Maluku Utara

News
| Kamis, 29 September 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement