BI Gelar QJI x JRF 2026, Dorong QRIS dan UMKM Jogja
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN-Rencana pembangunan jalan tol Jogja-Solo yang melintasi wilayah Sleman terus berprogres. Di Sleman, Desa Tirtoadi Kecamatan Mlati menjadi lokasi jembatan junction yang menghubungkan tiga trase jalan tol Jogja.
Sosialisasi pelaksanaan pengadaan tanah jalan tol Jogja-Solo untuk seksi 2 (Purwomartani-Gamping) mulai digelar. Seluruh kalurahan terdampak pembangunan jalan tol akan mendapatkan sosialisasi secara pararel.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Jogja-Solo wilayah DIY, Dian Hardiyansyah mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut mulai digelar awal pekan ini. Kegiatan sosialisasi melibatkan perangkat kalurahan di tiga kalurahan.
"Kami gelar kegiatan sosialisasi pelaksanaan pengadaan tanah kepada perangkat kalurahan dan kecamatan (kapanewon). Baru tiga kalurahan," katanya, Rabu (16/2/2022).
BACA JUGA:Pantas Kasus Covid-19 di Sleman Meledak, Dinkes Temukan 22 Klaster Corona di Sekolah
Ketiga kalurahan tersebut meliputi, Tirtoadi dan Tlogoadi (Mlati) serta Trihanggo (Gamping). Diharapkan, lanjut Dian, perangkat kalurahan dan padukuhan ini mengabarkan rencana pengadaan lahan jalan tol tersebut kepada warga terdampak.
"Ini sekaligus Rakor awal Satgas A dan Satgas B terkait pengadaan lahan. Kalau Sosialisasi ini arahnya sudah langsung ke teknis pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi yang akan dimulai awal minggu depan dan ditarget selesai awal Maret," papar Dian.
Berdasarkan data awal Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY, di Tirtoadi rencananya terdapat 561 bidang yang terdampak pembangunan jalan tol. Di lokasi ini akan dibangun jembatan junction yang menghubungkan tiga trase jalan tol. Baik dari Jogja-Solo, Jogja-Bawen serta seksi 3 Solo-Jogja-Kulonprogo.
Total luas lahan sawah terdampak 384 bidang sementara lahan permukiman sebanyak 153 bidang. Adapun tanah kas desa yang terdampak sebanyak 22 bidang.
Adapun di Tlogoadi, berdasarkan data Dispertaru DIY jumlah bidang terdampak pembangunan jalan tol sebanyak 181 bidang. Adapun luas kebutuhan pembanguna jalan tol di desa ini sekitar 12,7 hektare. Adapun di Trihanggo rencana lahan terdampak hanya 64 bidang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BI DIY gelar QJI x JRF 2026 di Jogja untuk dorong QRIS, UMKM, dan kecintaan generasi muda terhadap Rupiah.
Penembakan di Ohio menewaskan seorang polisi, dua korban, dan tersangka. Dua petugas serta seekor anjing polisi juga mengalami luka.
Pembangunan PJU Sleman 2026 belum dimulai. Dishub masih menunggu hasil review kontrak Kejaksaan sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan.
Hyundai Motor Group menyiapkan investasi Rp494 triliun untuk membangun ekosistem AI, kendaraan listrik, dan mobilitas masa depan di Korea Selatan.
Wali korban dugaan penganiayaan di Daycare Little Aresha meminta Polresta Jogja menuntaskan penyidikan dan menjerat pengurus yayasan yang masih berstatus saksi.
Polri mengungkap dugaan korupsi pasokan batu bara PLTU periode 2018-2026 dengan potensi kerugian negara dan perekonomian mencapai Rp5 triliun.